TELUKKUANTAN - Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau berenca untuk mengelola parkir sendiri pada tahun 2018 ini. Hal itu dilakukan untuk mendongkrak penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi parkir.

"Jika sudah dikelola sendiri, tentu PAD akan lebih tinggi karena tak melalui perantara lagi. Juru parkir langsung ke juru pungut," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Perhubungan (Dishub) Kuansing, Sukardi, Senin (8/1/2018) di Telukkuantan.

Karena itu, Dishub Kuansing berencana mengangkat tenaga honorer khusus juru parkir. Kebijakan tersebut masih menunggu pengesahan APBD Kuansing dari Provinsi Riau.

"Rencana juru parkir merupakan perpanjangan tangan Dishub di lapangan dan diangkat sebagai tenaga honorer. Tapi masalah penerimaan honor masih menunggu pengesahan APBD di Provinsi," jelas Sukardi.

Lebih lanjut, Sukardi menjelaskan rencana untuk mengelola parkir sendiri tanpa pihak ketiga merupakan hasil konsultasi dengan TP4D Kejari Kuansing tahun lalu, tepatnya sebelum pacu jalur.

"Seandainya honorer tak keluar, berkemungkinan masih menggunakan pihak ketiga untuk pengelolaan parkir, atau tengok nantilah," pungkas Sukardi.***