PANGKALANKERINCI, GORIAU.COM - Dugaan terjadinya pembunuhan sadis terhadap penjual bandrek di depan SMPN Pangkalankerinci, Asma (25) semakin kuat. Pasalnya, sebelum kejadian sebuah sepedamotor berjenis RX King sempat terparkir di depan garase kost-an korban.

Menurut informasi warga, pembunuhan ini tergolong sadis karena dilakukan di siang hari, saat warga sedang istirahat dan hendak salat Jumat. Karena dalam kondisi siang, warga pun dengan mudah melihat sebuah sepeda motor yang parkir di depan garase rumah korban. Sepedamotor itu bernomor polisi Pelalawan dengan plat BM 6610 CN.

''Ada sepedamotor yang parkir di kost-an korban. Dan setelah itu ada ketukan pintu. Tak lama kemudian, terdengar ada jeritan yang keras,'' ujar Nila, tetangga korban.

Adapun ciri-ciri orang yang masuk ke kamar kost korban, menurut saksi mata, pelaku memakai baju tanpa lengan. Setelah kejadian, pelaku langsung melarikan diri dan tidak warga pun sibuk menyelamatkan korban, meski nyawanya tak tertolong.

Itu saja bang setahu saya pakai motor RX King. Asma itu bekerja sebagai penjual bandrek dan suaminya berada di Sorek. Informasinya tanggal 20 Desember dia mau pulang ke Sorek," ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, warga Pangkalan Kerinci digegerkan oleh tewasnya seorang wanita cantik dengan kondisi mengenaskan di kamar kostnya di Gang Melati, RT05 RW06, Pangkalan Kerinci Kota, Kecamatan Pangkalan Kerinci pada Jumat siang (14/11/2014).

Wanita cantik yang tewas mengenaskan tersebut bernama Asma (25), yang sehari-harinya bekerja sebagai penjual bandrek di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Pangkalan Kerinci. Tewasnya Asma diketahui setelah salah seorang penghuni kost lainya yang curiga, dan menduga adanya keributan di kamar kost Asma sesaat ketika umat muslim akan menunaikan ibadah Salat Jumat.

Seperti dituturkan oleh Ketua RT 05 RW 06, Ali Yusran, Jumat (14/11/2014). Menurutnya, kejadian diketahui saat warga akan melaksanakan Salat Jumat. "Kejadian baru diketahui warga saat jelang Salat Jumat. Dan kita bersama beberapa orang warga lainya memastikan itu," katanya.

Asma, yang berjualan bandrek di depan SMPN Pangkalan Kerinci ini telah tewas bersimbah darah di kamar kosnya dengan kondisi mengenaskan.Belum diketahui motif pembunuhan terhadap Asma. ***