
SIAK- Di lahan seluas 0,5 hektar, Marzuki warga Kampung Temusai, Kecamatan Bungraya, Kabupaten Siak, Riau menanam tomat di sela tanaman cabe. Warnanya yang sudah mulai memerah, pasca 70 hari ditanam.
Istimewanya, tomat di Kebun Marzuki ini dipanen oleh orang nomor 1 di Kabupaten Siak, Syamsuar beserta istri Misnarni, Wakil Bupati Siak Alfedri serta Camat Bungaraya, Hendi Dalvin beserta istri.
Tidak hanya dari lingkup pemerintah saja, Danrem 031/Wirabima Brigjen Edy Natar Nasution beserta istri juga ikut memanen tomat dari bibit Kantina Cap Panah Merah itu.
"Luar biasa teknis menanamnya ini. Sambil menunggu cabenya dipanen, tomat yang ditamam di sela-sela batang cabe justru sudah bisa dipanen. Cara ini harusnya bisa dicontoh petani lainnya," kata Syamsuar saat panen tomat.
Mazuki saat dikonfirmasi GoRiau.com saat bibit cabe ditanam, di selanya bibit sayur kangkung juga disemai. Dalam waktu 20 hari saja, kangkung ini juga sudah bisa dipanen.
"Jadi sambil menunggu tanaman pokoknya panen, masih bisa kami panen tanaman lain. Ada juga kami buat kolam lele. Kerjasama dengan Cap Panah Merah ini sangat membantu kami untuk mendapatkan hasil pertanian yang baik," ujar Marzuki.
Tomat segar yang baru dipanen itu langsung dinikmati oleh Istri Bupati Siak Syamsuar, Istri Danrem 031 Wirabima, Istri Dandim 0303 Bengkalis, dan pejabat lainnya di lingkup Kabupaten Siak.
Usai panen tomat, rombongan Bupati Siak, Danrem 031/Wirabima bergerak meresmikan Allium Learning Center Bungaraya seluas 2 hektar yang berisikan berbagai tanaman sayuran.
Berbagai tanaman yang ada di Allium Learing Center ini diantaranya terong, labu putih, kol, labu madu, jagung, pisang dan bawang merah.
"Ditempat kedua ini tadi kita panen bawang," kata Syamsuar saat akan bergerak lagi menuju lokasi panen raya.***