PANGKALANKERINCI - Kebutuhan hewan kurban di Kabupaten Pelalawan, tidak hanya berasal dari peternak lokal. Kebutuhan sapi kurban, 60 persennya dipasok dari luar Provinsi Riau.

Data di Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kabupaten Pelalawan, kebutuhan sapi kurban didominasi dari luar daerah.

"Untuk pasokan sapi kurban, 30 persen berasal dari kabupaten, 10 persen luar kabupaten dan 60 dari luar Provinsi Riau," kata Kepala Disbunnak Pelalawan Mazlun melalui Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan, Jumat (10/8/2018).

Lanjut Asmedi, sedangkan Pasokan hewan kurban kerbau 50 persen berasal dari kabupaten, 30 persen luar kabupaten dan 20 persen luar provinsi.

"Kambing, 25 persen dalam kabupaten, 20 persen luar kabupaten dan 55 persen luar provinsi," jelasnya, kepada GoRiau.

Hewan kurban ini, kata Asmedi, berasal dari wilayah Kabupaten Pelalawan, juga didatangkan dari luar kabupaten dan luar Provinsi Riau. Hewan kuban dipasok oleh pedagang.

"Untuk luar provinsi seperti Sumatera Barat (Sumbar), Jambi dan Bandar Lampung. Namun yang dominan adalah Bandar Lampung," pungkasnya. ***