PEKANBARU, GORIAU.COM - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pekanbaru, Riau, membekuk tiga pelaku yang terlibat pencurian sepeda motor dan perampokan. Satu diantaranya terpaksa ditembak kaki kirinya, lantaran melawan petugas.

In alias Een alias Ne'e (39), hanya bisa mengerang kesakitan saat mendapat perawatan di RS Bhayangkara Polda Riau, Selasa (8/9/2015) kemarin. Een ditembak petugas di kaki kirinya, akibat melawan ketika dibekuk Satuan Reserse Kriminal Polresta Pekanbaru. Een adalah residivis dan pernah terlibat kejahatan bersenjata api tahun 2002 lalu.

Selain dirinya, polisi juga turut menangkap dua pelaku lainnya, yakni Zu (29) dan SA (47). Mereka bertiga diketahui adalah pelaku spesialis pencuri sepeda motor dan telah beraksi enam kali di Pekanbaru. "Mereka beraksi dengan modal kunci T. Pengakuannya sudah enam kali," kata Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo, SIK, MM.

Enam lokasi ini, sambungnya, di Jalan Paus dan Jalan Tangkuban Perahu (tahun 2014), dengan hasil curian motor Satria FU. Jalan Jendral Kecamatan Payung Sekaki (Februari 2015), dengan sasaran motor Satria FU. Dua kasus di Bulan Agustus 2015 yakni di Jalan Delima dan Jalan Tuanku Tambusai, dengan sasaran motor Yamaha Vixion.

"Terakhir pada September ini di Jalan Kartama Bukit Raya, dengan motor curian jenis Yamaha Mio. Kita turut mengamankan barang bukti berupa enam unit kendaraan roda dua diantaranya Yamaha Mio Seol merah, Supra X, Satria FU, Vixion, Mio Sporty dan Honda Beat," tutup AKBP Guntur. (had)