TEMBILAHAN, GORIAU.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) untuk memperhatikan Inhil bagian Utara kususnya Kecamatan Mandah dan Pelangiran yang sampai saat ini masih perlu pembangunan di berbagai sektor.

Seperti yang dijelaskan juru bicara Daerah Pemilihan III, Okta Hasanatan saat pembacaan hasil reses di Mandah dan Pelangiran, dikatakannya 2 kecamatan tersebut sangat membutuhkan pembangunan akses jalan dan jembatan penghubung antar desa maupun antar desa ke Ibukota kecamatan.

Selain itu, ia juga mengatakan perlunya penyelamatan kebun kelapa rakyat yang kondisinya saat ini cukup memprihatinkan sebagai akibat intrusi air laut dan sungai untuk itu perlu dibangun trio tata air.

''Kecamatan Mandah dan Pelangiran juga perlu bantuan sarana produksi pertanian, perikanan dan perkebunan guna menunjang produktifitas masyarakat,'' jelas Politisi Partai Golongan Karya ini mewakili anggota Dewan dari Dapil III.

Untuk itu, dikatakannya, 6 hal yang perlu dilakukan Pemkab Inhil adalah:

1. Perlunya perhatian dan keseriusan Dinas terkait dan SKPD dalam penanganan pendidikan umum, agama, sarana prasarana, bidang kesehatan, pertanian, perindustrian dan perikanan.

2. Pemkab diminta terus melanjutkan program pembangunan tanggul perkebunan dan perbaikan saluran air atau normalisasi parit untuk menyelamatkan sebagian besar perkebunan di Kabupaten Inhil.

3. Dengan melihat kondisi rill perkebunan di Inhil yang umurnya diatas umur produktif yaitu diatas 30 tahun dengan melakukan program peremajaan dan pengembangan bibit kelapa unggul seperti kelapa rakyat, hibrida dan kelapa sawit.

4. SKPD dalam menyusun program kegiatan dapat benar-benar memperhatikan skala prioritas kususnya upaya peningkatan perekonomian kerakyatan.

5. Pemkab diharapkan dapar merelisasikan usulan aspirasi masyarakat.

6. Apa saja yang dibutuhkan masyarakat harus dijadikan pertimbangan dalam penyusunan RAPBD tahun 2016 yang akan datang.(ayu)