
PEKANBARU, GORIAU.COM - Kepolisian Daerah (Polda) Riau, membangun 51 Pos Pelayanan dan Pengamanan, disepanjang jalur mudik yang digunakan saat lebaran mendatang. Pos ini ditempatkan di titik rawan kecelakaan dan kemacetan. Selain itu Polda juga mengaktifkan empat Close Circuit Television (CCTv) di beberapa persimpangan padat kendaraan.
Direktur Lalu Lintas Polda Riau, AKBP Guritno Wibowo, Kamis (25/6/2015) siang menyebutkan, 51 pos ini sudah mulai digesa pembangunannya. Penempatannya, adalah disepanjang jalur arus mudik, di dalam kawasan kota, jalur yang jauh dari keramaian, rawan kecelakaan, dan sebagainya. "Nanti pemudik bisa memanfaatkannya seperti beristirahat, cek kesehatan atau mengecek kondisi kendaraan," ulas Guritno.
Selain pos pelayanan dan pengamanan, Polda Riau juga memantau jalur mudik melalui CCTv. Ada empat CCTv yang terpasang di beberapa persimpangan yang padat arus kendaraannya. "Ini akan beroperasi selama 24 jam penuh, dan terus dimaksimalkan khususnya mulai H-5 lebaran," katanya.
Sedangkan untuk kesiapan personil, sambung Guritno, Ditlantas nantinya juga menggelar Latihan Pra-Operasi (Latpra Ops). "Tadi kita sudah cek prasarana, berikutnya kita akan gelar Latpra Ops untuk seluruh personil, guna memastikan pengaturan lalu lintas, penindakan dan gerakan cepat terkait kasus lakalantas dan kemacetan," tegasnya.
Sementara untuk jalur rawan, Ditlantas Polda Riau juga sudah melakukan Mapping (pemetaan,red). Dua jalur disinyalir paling rawan berpotensi kecelakaan, diantaranya jalur barat yang menghubungkan Riau dan Sumatera Barat, serta jalur utara yang hubungkan Riau dan Sumut.
"Dua lokasi ini banyak tikungan tajam, jalan berlubang, perbaikan jalan, minim rambu-rambu dan marka. Mudah-mudahan semua masalah ini bisa diantisipasi jelang arus mudik, sehingga pengguna jalan bisa dengan nyaman melakukan perjalanan pulang kampung," tandasnya. (had)