PEKANBARU, GORIAU.COM - Pekan Paralympic Nasional (Peparnas) XVI 2012 akan dibuka secara langsung oleh Wakil Presiden RI Boediono di Stadion Kaharuddin Nasution, 7 Oktober mendatang. Seluruh peserta Peparnas akan tiba di Pekanbaru 5 Oktober atau H-2. Hanya beberapa kontingen yang datang sebelum tanggal tersebut.


''Seluruh kontingen dari semua provinsi akan datang tanggal 5 Oktober nanti. Kecuali Papua yang rencananya akan datang tanggal 4 Oktober,'' kata ketua National Paralimpyc Comittee (NPC) Riau Jaya Kusuma pada wartawan, akhir pekan kemarin.


Secara keseluruhan yang akan datang sebanyak 2.000 atket dan ofisial dari seluruh provinsi yang ada di Indonesia. Dengan rincian 1.300 atlet dan 600 ofisial dan sisanya tim medis dan pendukung lainnya.


Para peserta Peparnas akan menempati hotel - hotel yang ada di Pekanbaru. Sebanyak 37 hotel yang disediakan dimana semuanya hotel kelas bintang tiga.


Dikatakannya, seluruh provinsi akan ikut bertanding pada Peparnas ini. Tak terkecuali. Hanya saja, ada satu provinsi lagi yang hingga kini belum melakukan entry by name.


''Tinggal Papua Barat yang belum entry by name. Tapi pas technikal meeting akan ketahuan provinsi mana yang tak ikut. Namun sejauh ini semua provinsi sudah mengkonfirmasikan keikutsertaannya,'' ujarnya.


Jaya mengatakan, penyambutan kepada masing - masing kontingen yang tiba juga akan dilakukan layaknya seperti PON lalu. Penyambutan dilakukan di Bandara Internasional Sultan Syarif Khasim II.


Technical Delegate (TD) masing - masing cabor sendiri akan tiba pada Pekanbaru pada tanggal 3 Oktober nanti. Walau beberapa hari sebelumnya sudah melihat kondisi venue, kedatangan pada tanggal 3 nanti juga untuk meninjau kembali venue - venue yang digunakan.


Sejauh ini, kata Jaya, tidak ada permasalahan krusial terhadap venue - venue yang akan digunakan. Hanya saja, perlengkapan penunjang seperti pegangan di toilet dan lainnya perlu diperbaiki.


Begitu juga kala seluruh kontingen tiba di Pekanbaru. Esok harinya, akan langsung meninjau bebrapa venue serta mencoba beberapa peralatan. Bila ada keluhan, maka akan segera diakomodir.


''Sejauh ini tidak ada masalah pada venue yang akan kita pakai. Setelah kontingen datang, kalau pun ada masalah yang dirasa peserta, kita masih ada waktu memperbaiki. Jadi tidak ada masalah,'' ujarnya. (nti/rsc)