PEKANBARU - Sejak diberlakukan 14 Oktober lalu, hingga kini sudah 46.620 unit kendaraan di Riau manfaatkan program pemutihan denda Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).

Kepala Bidang Penerimaan Pajak Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Riau, H Ispan S Syahputra mengatakan, bahwa dari angka itu kendaraan yang paling banyak bayar pajak adalah roda dua 35.324 unit, dan roda empat 11.296 unit.

"Alhamdulillah dari program itu uang yang sudah setor ke kas daerah Rp48.599 miliar, dari target Rp60 miliar. Sedangkan denda yang dihapus 16,9 miliar," ungkapnya.

Dengan capai itu, Ispan optimis melihat pergerakan realisasi penerimaan pajak target Rp60 miliar tersebut bisa tercapai, sampai akhir program pemutihan yang akan berakhir pada 15 Desember mendatang.

"Kita masih punya waktu satu bulan lagi, Insya Allah target Rp60 miliar tercapai. Bahkan melihat pergerakan bisa melebihi target," ujarnya.

Untuk mempercepat realisasi itu, tambah Ispan, pihaknya bersama jajaran Ditlantas Polda Riau akan melaksanakan oeprasi penertiban pajak bermotor.

"Operasi penertiban pajak bermotorakan ditingkatkan lagi. Dari operasi itu kita harapkanada peningkatan kepatutan wajib pajak," pungkasnya. ***