PEKANBARU - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Riau menggulung tiga orang terduga pengedar Narkoba jenis Sabu-sabu dan daun Ganja. Sekitar 18,48 gram serbuk haram serta 28,97 gram Ganja milik ketiga pelaku ini pun langsung dimusnahkan, Rabu (31/5/2017) siang.

Tiga orang pria berinisial SM alias Sandi, FY alias Feri dan RH alias Nata tak berkutik saat dibekuk tim Berantas dari BNN Provinsi Riau. Mereka ditangkap di tiga tempat terpisah. Bahkan Sandi dan Feri diketahui merupakan satu jaringan yang sama. Mereka kini sudah ditahan di BNN Riau.

Kepala BNN Riau Brigjen M Wahyu Hidayat menjelaskan, Sandi ditangkap saat berada di Jalan Arifin Achmad. Dari tangannya disita 8,76 gram Sabu. Kepada petugas, pria ini mengaku mendapat serbuk haram tersebut dari kenalannya Feri. Ia pun langsung diburu petugas, berdasarkan ciri-ciri yang sudah dikantongi.

Upaya ini membuahkan hasil dan Feri berhasil diamankan di Jalan Melati, Kelurahan Sidomulyo Timur, Marpoyan Damai. Dari tangannya aparat BNN Riau menyita 4,42 gram Sabu dan Ganja kering seberat 28,97 gram. "Jadi mereka ini satu jaringan yang diduga mengedarkan Narkoba di Pekanbaru," ucapnya.

Wahyu Hidayat yang didampingi Kabid Pemberantasannya, AKBP Haldun melanjutkan, untuk tersangka Nata dibekuk di Jalan Pesisir Kecamatan Rumbai Pesisir. Dari Nata petugas mengamankan 5,3 gram serbuk haram. Semua barang bukti tersebut sudah dimusnahkan oleh BNN Riau.

Untuk Sabu-sabu, dihancurkan dengan cara dilarutkan bersama air yang sudah dicampur obat pembasmi serangga. Sedangkan daun Ganja dihancurkan dengan cara dibakar. Pemusnahan ini dilakukan di halaman BNN Riau, Rabu siang, disaksikan langsung oleh Brigjen Wahyu Hidayat beserta jajarannya.

Pantauan GoRiau.com, terlihat pula perwakilan dari kejaksaan, BBPOM, Dinas Kesehatan dan stakeholder lainnya pada acara pemusnahan tersebut. Wahyu menegaskan, pihaknya akan terus berupaya menekan peredaran Narkoba, terutama di Pekanbaru, baik berupa penangkapan para pengedar, hingga razia-razia.

"Razia-razia juga kita intensifkan, bahkan kemarin-kemarin kita lakukan itu dibeberapa kabupaten (di Riau, red), jadi tidak hanya di Pekanbaru saja. Untuk Ramadan ini, kita juga sudah siapkan operasi (Razia, red). Anggota masih melakukan mapping (pemetaan) di mana saja lokasinya," tegas dia. ***