BELILAS, GORIAU.COM - Komandan Korem 031 Wira Bima, Riau Brigjen Teguh Raharjo bersama Bupati Indragiri Hulu, Yopi Arianto, SE meninjau banjir di wilayah Kabupaten Inhu, Selasa (27/11/2012). Kedatangan Danrem yang didampingi Dantimintel Kapten Bangun dan Kasiter Korem 031 Wira Bima Letkol Manopo itu disambut Komandan Kodim 0203 Inhu, Letkol Arm Surya Darma Damanik yang selanjutnya bersama rombongan Bupati Inhu meninjau lokasi banjir di Kelurahan Pangkalan Kasai, Kecamatan Seberida dan beberapa desa di Kecamatan Batang Gansal.

Untuk Kelurahan Pangkalan Kasai sebanyak 2679 jiwa dari 455 Kepala Keluarga yang rumahnya terendam air banjir dan terpaksa mengungsi ke rumah warga lainnya yang tidak terkena banjir.Komandan Kodim 0302 Inhu, Letkol Arm Surya Darma Damanik yang juga sebagai Wakil Ketua 1 Satuan Pelaksana Penanggulangan Banjir (Satlak PB) Kabupaten Inhu ditengah tinjauan tersebut mengatakan, kehadiran Danrem Brigjen Teguh Raharjo ke Kabupaten Inhu untuk memantau secara langsung kondisi banjir yang melanda beberapa daerah di Kabupaten Inhu yang sudah berlangsung selama tiga pekan terakhir. Selain itu, kunjungan Danrem juga sekaligus mengikuti acara penanaman pohon di Kecamatan Lubuk Batu Jaya, Rabu (28/11/2012).Bupati Inhu, Yopi Arianto, SE berserta rombongan Danrem dan pejabat Pemkab Inhu melihat secara langsung kondisi banjir yang melanda SMPN 2 Seberida dan SDN 001 Pangkalan Kasai di Kecamatan Seberida. Kepada Plt Camat Seberida, Gandi Hermawan dan Lurah Pangkalan Kasai M Teguh, Bupati Yopi berpesan agar mendata seluruh warga yang terkena musibah banjir dan selanjutnya menyerahkan data tersebut kepada Satlak PB Inhu.Yopi juga mengingatkan agar selalu tetap waspada kemungkinan adanya banjir susulan. “Saya berharap kepada seluruh unsur pimpinan Kecamatan, Desa dan Kelurahan dapat membantu warga yang terkena musibah banjir dalam mengungsikan jiwa dan barang barangnya,” ujar YopiPlt Camat Seberida Gandi Hermawan dikonfirmasi mengatakan, sejak Selasa (27/11/2012) banjir sudah melanda sebanyak lima desa di Kecamatan Seberida yakni, Kelurahan Pangkalan Kasai, Desa Seresam, Beligan, Bandar Padang, dan Desa Klesa.Menurutnya, banjir terparah terjadi di Kelurahan Pangkalan Kasai dan Desa Beligan, dua dua titik tersebut ketinggian air mencapai 1,3 meter dan sempat menggenangi ratusan rumah warga dan beberapa sekolah serta kantor pemerintahan.Sementara itu, banjir yang terjadi di Kelurahan Pangkalan Kasai yang dikunjungi rombongan Danrem dan Bupati Inhu menurut Lurah Pangkalan Kasai, M Teguh terparah di tiga titik lokasi banjir yakni, sekitar  Simpang Tiga SMPN 2 Seberida, Simpang Tiga Aur Kuning dan di Kampung Sawah. Sebelumnya air banjir juga melanda dusun Sei Bangkar Simp PT KAT, namun di daerah itu air sudah sudah mulai surut hanya tinggal beberapa rumah warga yang masih terendam air.Untuk Kelurahan Pangkalan Kasai sambungnya, sebanyak 2679 jiwa dari 455 Kepala Keluarga yang rumahnya terendam air banjir dan terpaksa mengungsi ke rumah warga lainnya yang tidak terkena banjir. “Kami masih terus memantau kondisi warga dan telah menyediakan tempat pengungsian sementara di Kantor Kelurahan Pangkalan Kasai,“ ujarnya. (wsr)