SELATPANJANG - 3 unit polisi disiagakan di titik-titik rawan kejahatan di Kota Selatpanjang, Kepulauan Meranti, Riau. 3 unit yang berjumlah 21 personil itu akan bertanggungjawab atas kejadian-kejadian di lokasi yang dijaganya.

Demikian disampaikan Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Asep Iskandar SIk MM melalui Kabag Ops Kompol Antoni L Gaol SH MH kepada GoRiau. Kata Antoni, dalam menghadapi lebaran ini, aktivitas masyarakat memang sangat tinggi terutama di jalan raya.

Tingginya aktivitas warga ini, tidak menutup kemungkinan akan memancing tindak kriminal. Terlebih memang saat ini pihak polisi telah memetakan titik-titik rawan kejahatan di Ibukota Kepulauan Meranti, selatpanjang. Kejahatan itu berupa pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), dan jambret.

Untuk itu, tambah Antoni, guna memberikan rasa aman bagi masyarakat Kepulauan Meranti terutama diperkotaan, mereka mengirimkan 3 unit personil yang akan menjaga 3 titik di Kota Selatpanjang. "Personil ini nantinya bertanggungjawab atas kejadian-kejadian di daerah yang mereka jaga," kata Antoni.

Dijelaskan Antoni, 3 unit ini dibagi ke 3 titik yaitu di Jalan Imam Bonjol mencangkup Kuburan Cina, Kampungbaru. Jalan Imam Bonjol - Diponegoro, dan Diponegoro - Tanjungharapan serta Dorak.

"Mereka ini (21 personil polisi, red) di luar 50 personil yang kita tempatkan di pos ops Ramadniya Siak 2016," tambah Antoni.

Dapat disampaikan 1 unit keamanan yang menjaga titik kejahatan di Selatpanjang terdiri dari 7 personil (6 anggota ditambah 1 komandan perwira). Sementara untuk Pos Ops Ramadniya Siak 2016 dibangun di empat titik yaitu Pelabuhan Tanjungharapan, Taman Cikpuan, check poin Semukut, dan Tanjungsamak. ***