
PEKANBARU - Jelang perayaan hari raya Idul Fitri 1437 hijriah yang hanya tinggal hitungan hari saja, Kota Pekanbaru, Riau di banjiri oleh kendaraan yang datang dari berbagai daerah. Kebutuhan yang meningkat jelang lebaran menjadi salah satu alasan bagi masyarakat untuk mengunjungi tempat tempat keramaian dan pusat perbelanjaan.
Namun sayangnya, kemajuan dan perkembangan pembangunan pusat-pusat keramaian tersebut tidak didukung pembangunan sarana dan prasarana jalan serta lahan parkir yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, sehingga sering sekali timbul kantong-kantong parkir yang tidak resmi atau liar yang mengakibatkan terjadinya kemacetan lalu lintas karena masyarkat parkir di lokasi yang tidak sesuai dengan peruntukannya.
Seperti yang terjadi Sabtu (2/7/2016) siang kemarin, disepanjang Jalan Sudirman, Pekanbaru, tepatnya di depan Ramayana, Jalan A Yani dan beberapa ruas jalan serta pusat keramaian lainnya bermunculan kantong-kantong parkir yang lokasinya tidak sesuai dengan yang telah ditentukan dan terkesan dipaksakan, sehingga menyebabkan ruas dan badan jalan terpakai untuk lahan parkir yang menghambat kelancaran arus lalu lintas.
Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, Kompol Budi Setiawan SIK MIK, Minggu (3/7/2016) mengatakan, setiap kebijakan dalam mengeluarkan perizinan lahan lokasi parkir harus mempertimbangkan andalalin.
"Mengenai kebijakan dan aturan dalam mengeluarkan perizinan parkir sebaiknya harus tetap mempertimbangkan analisa dan dampak yang ditimbulkan terhadap arus lalu lintas yang ada disekitarnya, termasuk pengawasan terhadap para juru parkir apakah benar mereka juru parkir yang resmi, uang pungutannya alirannya kemana sehingga masyarakat tidak salah parkir dan tidak mengganggu kelancaran arus lalu lintas," kata Budi.
Dijelaskan lebih lanjut oleh Budi, bahwa jelang lebaran, volume kendaraan yang memadati Kota Pekanbaru meningkat drastis, sehingga dihimbau masyarakat harus pandai mensiasati waktu dan rute jalan saat beraktivitas di luar.
"Kita juga menghimbau kepada masyarakat, jika akan beraktivitas keluar dapat mensiasati waktu dan juga rute perjalanan agar tidak telat menuju tujuan akibat terjebak kepadatan arus lalu lintas," jelasnya.***