
BENGKALIS, GORIAU.COM - 20 tahun lagi Bengkalis tak akan maju. Demikian diungkapkan Kepala Kejaksanaan Negeri Bengkalis Mukhlis, saat berbicara dihadapan peserta sosialisasi fungsi pengawasan penegakan hukum dan pencegahan tindak pidana korupsi di aula rapat lantai IV kantor Bupati Bengkalis, Kamis (5/12/2013). Dia mengungkapkan itu sebagai catatan pribadi selama bertugas di Bengkalis.
Menurut Mukhlis, ada beberapa alasan kenapa Bengkalis 20 tahun ke depan belum maju, lantaran pada tiap tahunnya tender proyek selalu dilakukan pada akhir tahun, sehingga banyak proyek-proyek yang terbengkalai dan tidak sempurna.
''Maka dari itu, saya sarankan untuk pengesahan APBD agar diupayakan di awal tahun dan tender disegerakan,'' kata Muhkllis
Kajari Bengkalis juga memaparkan bahwa pembangunan bukan hanya dilihat dari kualitas dan kuantitas saja. ''Tapi apakah yang kita bangun itu mampu menciptakan keindahan. Hal itu perlu ada jiwa seni, jadi untuk apa bangunan yang memakan anggaran besar dan mewah tapi tanpa mencerminkan keindahan, misalnya membangun turap berkelok kelok seperti ular,'' tambahnya lagi.
Sosialisasi dilaksanakan di lantai IV kantor Bupati Bengkalis. Kegiatan sehari ini dibuka langsung Bupati Bengkalis Herliyan Saleh dan dihadiri Sekda Bengkalis, H Burhanuddin, Kaban Bappeda Jhondi Bustian dan seluruh pejabatan eselon II dan III.
Herliyan menjabarkan berbagai program akses yang belum maksimal dalam pelaksanaannya, diantaranya akses pembangunan fisik dari berbagai sektor seperti turap, jalan dan sebagainya. Kedua, akses pendidikan yang menyangkut gedung, tenaga guru, kurikulum yang masih perlu banyak pembenahan.
Ketiga, akses kesehatan, dimana masih banyak keluhan warga terhadap pelayanan juga yang berkaitan dengan kesehatan dan kebersihan. Lalu akses permodalan pembangunan disetiap pedesaan seperti Dana ADD, Inbup, UED-SP. (nti)