BENGKALIS, GORIAU.COM - Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Bengkalis terus berupaya maksimal memberikan layanan terbaik kepada masyarakat, terutama menyangkut bidang perhubungan.

Menyadari persoalan penyeberangan roro Bengkalis-Pakning yang  dikeluhkan pengguna jasa karena harus antri berjam-jam, Pemkab Bengkalis mulai tahun 2014 lalu mulai membangun dermaga roro yang baru, dijangkakan pada tahun 2016 nanti pelabuhan baru tersebut sudah bisa beroperasi.

 

Menurut Kadishubkominfo Kabupaten Bengkalis, H Jaafar Arief mengatakan, guna memberikan layanan yang lebih baik dalam waktu dekat kembali akan didatangkan dua kapal feri penyeberangan untuk melayani penyeberangan Bengkalis-Pakning.

 

''Kita sudah lakukan pertemuan dengan perusahaan terkait, insya allah dalam waktu dekat kapal akan datang ke Bengkalis,'' ujar Jaafar.

 

Dikatakan, dua kapal fery tersebut masing-masing milik, PT Indonesia Fery (Jakarta) dan PT Artistik Lampung Pelayaran (Mutiara Pertiwi 2). ''Kapalnya lebih besar dan lebih refresentatif. Di dalam kapal ada arena bermain anak-anak. Sekarang sedang diperbaiki, ada beberapa bagian harus dibenahi dan ditambah,'' papar Jaafar seraya mengatakan dengan tambahan 2 unit kapal tersebut maka totak kapal fery yang melayani penyeberangan Bengkalis-Pakning sebanyak 7 kapal.

 

Selain akan mendatangkan dua kapal fery, Dishubkominfo kata Jaafar pada tahun 2014 lalu juga sudah mengusulkan ke APBD untuk pembangunan roro penyeberangan  Ketamputih-Pulau Padang (Meranti) dan Perapat Tunggal-Pulau Rupat.

 

Akses ke Kabupaten Meranti selama ini hanya bisa ditempuh melalui laut, kalau usulan pembangunan roro tersebut dietujui pusat, maka program merangkai pulau di Riau yang digadang-gadangan selama ini diyakini terwujud. ''Program merangkai pulau ini juga bagian dari upaya kita mendukung visi menjadi Bengkalis sebagai kota Pendidikan,'' sebut Jaafar.

 

Begitupun akses ke Pulau Rupat, jika selama ini masyarakat Bengkalis atau daerah lain harus melewati Kota Dumai, diharapkan jika kelak pelabuhan roro sudah dibangun maka akan semakin mudah dan lebih efesian dari segi waktu dan biaya.

 

''Kita akan terus kejar anggaran pusat ini, mudah-mudahan bisa terealisasi dalam waktu dekat,'' ujar Jaafar lagi. (jfk)