PEKANBARU - Pasca 14 sekolah yang ada di Kota Pekanbaru menjadi penyebaran Covid-19, seharus pembelajaran tatap muka menghentikan sementara. Dikhawatirkan, jika tetap sekolah tatap muka, makan Covid-19 semakin sulit dikendalikan.

Zulkarnain, anggota Komisi III DPRD Pekanbaru meminta Dinas Pendidikan (Disdik) untuk bertindak cepat dengan mengeluarkan kebijakan sejak dini, agar tidak lagi ada siswa maupun guru yang terpapar Covid-19.

"Pemerintah harus mengambil kebijakan yang bijak, kalau melihat kondisi terakhir, ada paparan Covid-19 dan dari hari ke hari semakin bertambah tinggi,'' katanya, Kamis (17/2/2022).

Kebijakan yang bijak menurut politikus PPP ini bukan menutup sekolah atau menghentikan pembelajaran, melainkan menghentikan pembelajaran tatap muka dan kembali mengaktifkan pembelajaran melalui sistem online.

"Jangan ketika sudah banyak yang terpapar Covid-19 baru mengambil keputusan, jadi dari sekarang harus diganti dari tatap muka ke online," paparnya.

Zulkarnain mengatakan, pemberlakuan pembelajaran online bukan hanya sekolah yang ditangani oleh Disdik Pekanbaru saja, melainkan juga sekolah yang dibawah kendali Kementerian Agama (Kemenag).

"Kemenag juga harus memperhatikan ini, dan jangan sampai banyak siswa yang terpapar Covid-19. Dinas dan Kemenag harus memberikan kebijakan yang bijak dengan antisipasi sejak dini," tutupnya.

Adapun sekolah yang ditutup sementara akibat kasus Covid-19, diantaranya :

1. SMP Negeri 1 Pekanbaru (2 siswa positif)

2. SMP Negeri 2 Pekanbaru (1 siswa positif)

3. SMP Negeri 8 Pekanbaru (1 guru dan 1 siswa positif)

4. SMP Negeri 9 Pekanbaru (1 siswa dan 2 guru positif)

5. SMP Negeri 11 Pekanbaru (1 guru positif)

6. SMP Negeri 13 Pekanbaru (1 siswa positif)

7. SMP Negeri 14 Pekanbaru (1 siswa positif)

8. SMP Negeri 18 Pekanbaru (2 siswa positif)

9. SMP Negeri 22 Pekanbaru (2 siswa positif)

10. SMP Methodist (13 siswa positif)

11. SMP Negeri 10 Pekanbaru (1 siswa reaktif)

12. SMP Negeri 7 Pekanbaru (1 tenaga kebersihan reaktif)

13. SMP Negeri 30 Pekanbaru (6 siswa reaktif)

14. SMP Negeri 17 Pekanbaru (2 siswa reaktif). ***