BATAM - Sedikitnya 12 kapal Dumai Express and Line disiapkan untuk mengangkut penumpang yang akan berlayar saat arus mudik Natal dan tahun baru (Nataru) tahun 2020. 12 kapal cepat tersebut, sudah termasuk tambahan 1 kapal yang akan berlayar setiap hari melayani penumpang dari Kota Batam menuju Dumai maupun sebaliknya.

Asmadi, selaku INSA Batam bidang kapal penumpang mengatakan pihaknya memprediksi lonjakan penumpang mulai terjadi pada H-7 hingga H+14 natal dan tahun baru 2020. Rata-rata, para penumpang merupakan masyarakat yang merantau ke kota Batam.

Berkaca dari tahun-tahun sebelumnya, lonjakan penumpang bisa mencapai 15 persen. Dengan 12 kapal tersebut, sangat siap untuk melayani penumpang yang khusus tujuan Dumai.

Untuk memastikan kesiapan 12 unit armada kapal tersebut, pihaknya akan melakukan pemeriksaan kelaikan dan keselamatan penumpang oleh Syahbandar.

''Untuk lonjakan penumpang paling banyak itu ke arah Dumai. Karena seperti kita ketahui, hampir 10 persen yang menaiki kapal Dumai, karna ada juga yang menggunakan kapal Pelni,” kata Asmadi yang juga penasehat Pelra Sekupang.

Meski begitu, menurutnya tidak ada penambahan jadwal keberangkatan saat arus mudik natal dan tahun baru. Jadwalpun disebutnya akan tetap seperti hari biasanya dari Dermaga pelabuhan Domestik Sekupang.

Untuk harga, pihaknya juga akan melakukan penyesuaian kenaikan harga tarif tiket, dan tidak menutup kemungkinan naik seharga Rp430.000 ribu belum termasuk biaya boarding pass.

Total penumpang bisa mencapai 10 ribuan menjelang hari H nanti, sedangkan untuk arus balik bisa lebih dari arus mudik tersebut. Sementara itu, Kepala Pos Pelabuhan Domestik Sekupang, Parsaoran Samosir mengatakan, memang untuk saat ini lonjakan arus mudik belum terjadi. Namun dia menggambarkan akan terjadi lonjakan pada tanggal 20 November mendatang hingga awal tahun baru.

“Untuk saat ini belum terjadi lonjakan penumpang. Kemungkinan pada H-4 baru ramai penumpangnya,” ujarnya. ***