PEKANBARU - Dua periode atau 10 tahun memimpin Pekanbaru, sejak 2012 hingga 2022, Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru , Firdaus - Ayat, diingatkan untuk tidak meninggalkan pekerjaan yang terbengkalai di tengah masyarakat, khususnya dalam mengatasi banjir yang terus menghantui warga kota setiap datang hujan.

''Ini tinggal empat bulan lagi masa kepemimpinan Firdaus - Ayat, kita ingatkan agar tidak meninggalkan pekerjaan rumah untuk pemimpin baru nantinya. Hal yang paling mendasar adalah masalah banjir yang terus menghantui warga kota,'' ujar Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Hamdani, Selasa (18/1/2022).

Selain masalah banjir, Hamdani juga mengingatkan agar segera menyelesaikan tunda bayar sehingga tidak meninggalkan hutang pada pemimpin yang akan datang.

Dikatakan, solusi mengatasi banjir sudah tertuang pada masterplan pengendalian banjir. Meskipun penanganan banjir sudah dimasukkan kedalam anggaran, namun Hamdani mengakui anggaran tersebut belum mencukupi untuk menuntaskan permasalahan banjir yang ada.

"Jangan sampai banjir di Pekanbaru ini senantiasa berulang tahun, tiap tahun ada banjir terus. Harusnya dengan ada masterplan setiap tahun titik banjir itu berkurang," jelasnya.

Jika dengan anggaran yang dimiliki oleh Pemko Pekanbaru belum mencukupi, politisi PKS ini meminta Pemko Pekanbaru meminta pertolongan ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau maupun pemerintah pusat.

"Ini berkaitan dengan politik kebijakan, DPRD Pekanbaru siap membantu dan mengeksekusi untuk menangani permasalahan banjir," tutupnya. ***