
SELATPANJANG - Seharian penuh mencari 5 unit kendaraan bermotor yang ikut tercebur ke laut saat dermaga Pelabuhan Camat Selatpanjang ambruk, Selasa (16/2/2015) lalu, tim penyelam belum berhasl menemukan semua kendaraan itu. Masih ada satu kendaraan bermotor belum ditemukan yang diduga terjepit batu.
Informasi itu disampaikan Kasam Usman, Ketua Umum Asosiasi Galangan Kapal dan Angkat Limbah Kepulauan Meranti, ketika dihubungi GoRiau, Kamis (18/2/2015) siang.
Kata Kasam Usman, sejak Rabu (17/2/2016) pagi, mereka melakukan pencarian. Hingga sore harinya, baru berhail mengangkat empat kendaraan bermotor. Sementara satu unit lainnya belum berhasil ditemukan. "Diduga terhimpit batu dermaga yang ambruk,
Laki-laki yang akrab dipanggil Wak Kasam itu menambahkan, pencarian dilanjutkan Kamis pagi. Namun, hingga siang harinya, tim penyelam belum juga berhasil menemukan satu unit kendaraan itu. "Tadi penyelam istrahat makan siang, nanti dilanjutkan lagi," tambah Wak Kasam.
5 unit sepeda motor beserta 8 warga tercebur ke laut saat dermaga Pelabuhan Camat Selatpanang rubuh pada Selasa sore. Rubuhnya dermaga diduga akibat aktivitas bongkar muat barang maupun banyaknya kapal bersandar yang mengikat talinya ke tiang dermaga.
Sebelum ambruk, dermaga terlihat miring dan terdengar suara patahan yang sangat kuat. Dalam hitungan detik setelah terdengar patahan itu, dermaga langsung ambruk. ***