
PATI, GORIAU.COM - Kubu Jokowi-JK heran dengan pihak yang menyebut Jokowi sebagai capres boneka karena sering cium tangan ke Ketum Megawati Soekarnoputri. Menurut Ketua Badan Pemenangan Tim Nasional Jokowi-JK, Marwan Jafar, capres nomor dua itu juga selalu cium tangan kiai sepuh ketika bertemu.
"Kalau ketemu kiai sepuh, Jokowi tidak lupa cium tangan. Jokowi sangat ta'dhim (hormat) kepada para kiai maupun pimpinan pesantren," ujar Marwan dalam acara 'Silaturrahim Kiai Kampung' se-Kabupaten Pati dan Kabupaten Rembang di Asrama Haji Pati, Jawa Tengah, Selasa (17/6/2014).
Marwan mengatakan, Jokowi berkomitmen menjaga eksistensi dan perkembangan pesantren untuk memperkuat pendidikan akhlak generasi muda.
"Bersama Jokowi dan Jusuf Kalla, kita siap membangun Islam rahmatan lil 'alamin dan menyongsong Indonesia yang lebih beradab. Sebab duet dua figur ini sesungguhnya inspirasi Indonesia yang dinanti, dicintai dan dipercaya rakyat," jelas Marwan.
Acara 'Silaturrahim Kiai Kampung' di Pati dihadiri Ketua Dewan Syura DPP PKB KH Aziz Manshur, jajaran DPP PKB, Ketua Tanfidziyah PCNU Pati KH Ali Munfaat, Wakil Bupati Pati H Budiono, Ketua Muslimat Pati Maria Hj Ulfa, Ketua Fatayat Pati Siti Nurnugrahaini, ribuan kiai kampung dan seluruh badan otonom (banom) Nahdlatul Ulama.
Seperti diketahui, capres Joko Widodo (Jokowi) selalu mencium tangan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri jika keduanya saling bertemu di setiap kesempatan. Hal ini yang dinilai dapat menimbulkan persepsi negatif di publik. Misalnya, muncul anggapan bahwa Jokowi capres boneka.***