JAKARTA, GORIAU.COM - Calon presiden Joko Widodo mengakui bersaing ketat dengan Prabowo Subianto di Pulau Jawa.
Dari hasil survei beberapa lembaga, elektabilitas Joko di Jawa Barat dan DKI Jakarta kalah dari Prabowo. Kemudian di Jawa Tengah dan Jawa Timur meski elektabilitas Joko lebih tinggi dibanding Prabowo, tetapi selisih persentasenya sangat kecil.
"Oleh sebab itu didatangi, masa kalau kurang malah tidak datang. Ini memang belum kami datangi semua, saya belum datang ke Subang, belum datang ke Karawang dan yang lainnya," kata Jokowi di Karawang, Jawa Barat, Selasa (17/6/2014).
Joko menuturkan, pada pekan ini berencana mendatangi beberapa kota penting di Jawa yang dianggap sebagai salah satu kunci kemenangan di tingkat nasional. Namun Joko belum menyebutkan kota-kota mana saja yang akan menjadi fokus untuk mendongkrak elektabilitasnya.
"Jadi apa pun yang terjadi daerah-daerah penting yang belum kami datangi, ya kami datang. Silaturahmi dengan masyarakat," ujarnya.
Menurut Joko meski hasil survei menyebutkan di Jawa Barat dan DKI Jakarta elektabilitasnya kalah, dia akan meningkatkan terus elektabilitas di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Joko mengatakan akan menggunakan trik khusus untuk menaikkan elektabilitas di kedua provinsi itu.
"Menaikkan elektabilitas di Jawa Tengah dan Jawa Timur lapangannya sudah ada, kita ini tinggal melihat ini sudah didatangi dan yang ini belum. Saya tidak bisa kalau dialog lama-lama," ungkapnya.***


