KUALALUMPUR, GORIAU.COM - Pesawat dari tim evakuasi Vietnam menemuka sebuah pintu Boeing 777 yang diduga dari pesawat Malaysia Airlines (MAS) yang  hilang akhir pekan ini.

Pesawat kehilangan kontak dengan pengendali tanah di suatu tempat antara Malaysia dan Vietnam. Namun, tim pencari Vietnam dari pesawat terbang rendah melihat sebuah benda yang tampaknya menjadi salah satu dari pintu pesawat. Hal ini diungkap surat kabar nasional Vietnam Thanh Nien yang mengutip pernyataan Wakil Kepala staf tentara Vietnam, Letnan Jenderal Vo Van Tuan.Dilansir dari Associated Press Minggu (9/3/2014), dua kapal dari polisi maritim menuju ke situs sekitar 60 mil atau 90 kilometer selatan pulau Tho Chu di Teluk Thailand, daerah yang sama di mana tumpahan minyak sempat terlihat pada Sabtu lalu."Dari objek ini, mudah-mudahan akan menemukan pesawat yang hilang," kata Tuan. Pesawat jet tampaknya jatuh dari langit di ketinggian jelajah dengan cuaca cerah. Namun anehnya, kata dia, pilot tidak diketahui apakah mengirim sinyal peringatan. Pihak berwenang Malaysia saat ini sedang memeriksa identitas dua penumpang yang naik pesawat dengan paspor curian. Pada Sabtu, kementerian luar negeri di Italia dan Austria mengatakan nama dua warga yang terdaftar di manifes penerbangan yang cocok dengan nama pada dua paspor yang dilaporkan dicuri di Thailand ."Saya dapat mengkonfirmasikan bahwa kami memiliki visual dari dua orang ini di CCTV , " kata Menteri Transportasi Malaysia Hishammuddin Hussein dalam sebuah konferensi pers Ahad. Ia menambahkan bahwa rekaman itu sedang diperiksa . "Kami memiliki agen intelijen baik lokal maupun internasional di atas pesawat."Dua paspor yang dicuri tersebut, salah seorang milik warga Austria Christian Kozel dan yang lain milik Luigi Maraldi warga Italia. Saat ini setidaknya ada 34 pesawat dan 40 kapal dari beberapa negara yang ikut membantu pencarian seperti Vietnam , Malaysia , Thailand , Australia , Singapura , Indonesia , China dan Amerika Serikat.Seluruh armada bantuan tersebut telah dikerahkan ke daerah yang diduga ketika pesawat mulai kehilangan kontak dengan pesawat di perbatasan maritim antara Malaysia dan Vietnam. Data manifest penumpang dari 227 penumpang dan 12 awak kapal adalah warga Cina, sementara sisanya berasal dari tempat lain di Asia , Eropa dan Amerika Utara, termasuk tiga orang Amerika.Hancur di Ketinggian 35 Ribu Kaki?Pejabat yang menyelidiki hilangnya pesawat jet Malaysia Airlines MH370 menduga pesawat yang membawa 239 orang itu mungkin telah hancur di tengah  penerbangan.Kepada Reuters, seorang sumber senior dari tim penyelidikan mengatakan pada Minggu (9/3/2014), peluang tersebut bisa terjadi usai Vietnam melaporkan adanya penampakan reruntuhan dari pesawat yang mungkin berasal dari Boeing 777-200 tersebut."Fakta bahwa kami tidak dapat menemukan puing-puing apapun sejauh ini tampaknya menunjukkan pesawat kemungkinan telah hancur di sekitar 35.000 kaki," sumber yang terlibat dalam investigasi di Malaysia ini mengungkapkan kepada Reuters. Saat ditanya tentang kemungkinan adanya bom yang meledak di pesawat tersebut, pejabat itu mengatakan belum ada bukti lebih lanjut mengenai hal itu. Dia mengungkapkan, tim masih menyelidiki apakah memang pesawat tersebut hancur karena bom atau ada kesalahan teknis pada pesawat boeing 777-200 itu.Jika pesawat tersebut meluncur utuh dari dekat dengan ketinggian jelajahnya, maka dampaknya akan putus hanya dengan air. Tim pencari akan diharapkan untuk menemukan pola yang cukup dengan terkonsentrasi kepada puing, kata sumber yang berbicara dengan syarat anonim karena ia tidak berwenang untuk membahas penyelidikan kepada publik.***