GAZA, GORIAU.COM - Departemen Kesehatan Palestina mencatat terdapat 4.500 kelahiran baru di Jalur Gaza selama masa agresi Israel di Gaza, yang telah berlangsung 29 hari.
Kantor berita AFP mengutip perkataan Wakil Menteri Kesehatan dr Yusuf Abu Rish yang mengatakan bahwa sejak awal agresi Zionis telah tercatat ada 4.500 kelahiran di Jalur Gaza.
Sejak 8 Juli lalu tentara Israel telah melancarkan serangan udara dan laut terhadap Jalur Gaza dan berlangsung hingga 29 hari hingga Selasa pagi saat gencatan senjata mulai berlangsung selama 72 jam dapat diperpanjang.
Sebanyak 1.890 warga sipil Palestina tercatat telah menjadi korban dalam serangan ini. Perlu diketahui bahwa jumlah penduduk di Gaza mencapai 1.800.000 jiwa, yang membuatnya menjadi salah satu daerah yang paling padat penduduknya di dunia. ***



