
PEKANBARU - Atraksi terjun payung turut memeriahkan Hari Juang Kartika TNI AD ke-72 yang digelar di Stadion KH Nasution Kota Pekanbaru, Riau pada Jumat (15/12/2017) siang. Tak tanggung-tanggung, 72 prajurit handal dilibatkan, membuat seisi stadion bergemuruh.
Mereka terdiri dari prajurit Kostrad dan Kopassus yang merupakan pasukan Elit TNI AD. 72 prajurit itu terjun dari tiga helikopter lalu melayang-layang menggunakan parasut di atas Stadion KH Nasution. Ribuan masyarakat yang menyaksikannya dibuat 'menahan nafas' dan tampak tegang.
Satu persatu prajurit terlatih ini mendarat dengan selamat di dalam area stadion. Bahkan ada prajurit wanita yang turut dilibatkan. Pamungkasnya, penerjun payung membawa bendera merah putih berukuran besar, bendera TNI AD hingga lambang pemerintahan Provinsi Riau.
Setelah seluruh penerjun mendarat, giliran ketiga helikopter yang menunjukkan aksinya, dengan terbang rendah di atas lapangan sepakbola kebanggaan warga Pekanbaru tersebut, yang disusul tepuk tangan meriah. Semuanya dipertontonkan gratis kepada ribuan warga yang hadir, termasuk anak-anak.
Usai aksi terjun payung, Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal Mulyono yang hadir dalam hari puncak ini langsung turun dari tribun tempat duduknya dan menyalami satu persatu prajurit penerjun payung tersebut, yang sudah berbaris rapi, dilanjutkan dengan foto bersama.
Atraksi terjun payung tersebut salah satu persembahan oleh TNI dalam perayaan hari Juang Kartika TNI AD ke 72 kali ini. Acara juga dimeriahkan dengan drama kolosal tentang perjuangan Pahlawan Tuanku Tambusai di Kabupaten Rohul, dalam upaya melawan penjajah Belanda.
Belum selesai sampai di sana, warga sipil dan tamu undangan juga disajikan penampilan trengginas dari ribuan prajurit TNI AD (Yongmoodo) yang memeragakan aksi bela diri, ketangkasan menggunakan senjata, keahlian bela diri tangan kosong hingga ketahanan tubuh. ***