BANGKOK - Atlet Mix Martial Art (MMA) Indonesia Dwi Ani Retno Wulan membuat kejutan dengan meraih medali emas pada penampilan perdana di cabang olahraga MMA SEA Games ke-33 Thailand 2025.

Dalam pertandingan final eksebisi nomor tradisional kelas -54kg yang berlangsung di The Mall Ngam Wong, Bangkok, Kamis (11/12/2025), Wulan, panggilan akrabnya, meraih kemenangan angka mutlak setelah menghajar babak belur atlet Vietnam Thi Thanh Binh Duong.

“Ya, saya memang sengaja banyak melepaskan pukulan ke arah wajahnya hingga babak belur. Jadi, dia tidak bisa mengembangkan permainannya,” kata Wulan yang ditemui usai pertandingan.

Prestasi yang dicapai Wulan ini merupakan buah dari hasil kerja keras dalam menjalankan program latihan selama setahun di pelatnas MMA. “Alhamdulillah. Saya hanya jalankan instruksi pelatih. Kalau soal strategi, pelatih yang pikirkan, saya tinggal eksekusi. Saya percaya pada pelatih dan pada diri saya sendiri,” ucap Wulan yang mengawali kariernya sebagai atlet tinju tersebut.

Buat Wulan, medali emas pertamanya di SEA Games ini ia persembahkan kepada orang-orang yang selama ini mendukung perjalanan kariernya.  “Pertama untuk ibu saya, lalu untuk pelatih-pelatih saya, Coach Marcos Machado, Coach Yohan, dan Ketua Umum Pertacami yang memberi fasilitas selama TC,” ujar atlet asal Rembang, Jawa Tengah itu.

Emas ini menjadi pencapaian penting dalam kariernya. Dia menyebut hasil ini merupakan target pribadi sekaligus batu loncatan menuju ambisi untuk bisa tampil di Asian Games Nagoya 2026.

Selain emas dari Wulan, MMA juga menyumbangkan 4 medali perak  dan 1 perunggu bagi Kontingen Indonesia. Keempat perak disumbangkan Vallensia Fahira Hotmauli (Modern kelas 54kg putri), Maydelse Sitepu (Modern kelas -60kg putri), Alifan Bagus Fernanda (Traditional kelas -56 kg putra), Alfiandi (Modern kelas -60kg putra). Sedangkan satu-satunya medali perunggu disumbangkan Albert (Modern kelas 65kg putra).

Dalam pertandingan final, Vallensia Fahira Hotmauli harus mengakui keunggulan atlet tuan rumah Thailand, Kanjutha Phattaraboonsorn. Lalu, Maydelse Sitepu kalah dari Meri Ann Geli (Filipina), Alifan Bagus Fernando kalah dari Norachart Sutarang (Thailand) dan Alfiandi dikalahkan Ngok Luong Tran (Vietnam).  

“Memang lututnya banyak menghantam perut tetapi saya tidak menyerah dan ingin terus melanjutkan pertandingan tetapi wasit menghentikannya,” kata Vallensia Fahira Hotmauli.

“Saya sudah berusaha mencoba membantingnya tetapi selalu gagal,” tinpal  Maydelse Sitepu.

Dengan hasil ini, Timnas MMA Indonesia berhasil merebut 1 medali emas, 4 perak, dan 1 perunggu. “Saya mengapresiasi hasil 1 medali emas, 4 perak, dan 1 perunggu. Mereka sudah tampil luar biasa dan memberikan yang terbaik,” kata Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Tarung Campuran Indonesia (PB Pertacami) Tommy Paulus Hermawan. ***