
JAKARTA - Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia membawa peserta Sekolah Staf Dinas Luar Negeri (Sesdilu) ke provinsi Riau. Pada kesempatan itu, rombongan yang dipimpin Ahmad Musbakhin mengunjungi kantor Dinas Pariwisata Provinsi Riau, pada kamis (12/10/2017).
Para peserta SESDILU tersebut terdiri dari 5 orang Diplomat yang bertugas di berbagai negara yang ada di luar negeri. Ketua Rombongan Ahmad Musbakhin mengatakan kedatangan kami ke Riau untuk menggali potensi potensi yang ada di Riau.
"Apa yang telah kami dapatkan di Riau akan kami promosikan di negara tempat kami bertugas," kata Ahmad Musbakhin.
Sebelum bertandang ke Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Riau, para diplomat ini dibawa mengunjungi destinasi pariwisata yang ada di Riau diantaranya yang ada di kabupaten kampar, yaitu Candi Muara Takus, puncak ulu kasok, dan sungai Kapur.
Sewaktu bertandang ke Dinas Pariwisata Provinsi Riau para diplomat ini diberikan materi berbagai tarian khas Riau. Tarian yang diajarkan adalah tari randai dan zapin.
Para diplomat ini sangat antusias untuk mengikuti gerak dan irama tari. Di sela sela itu kepala Dinas Pariwisata mengarahkan kepada para penari untuk menampilkan tarian rentak bulian dan para diplomat ini sangat terkesima melihat tarian ini.
Provinsi Riau sejak dinahkodai oleh Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman telah banyak melakukan terobosan inovasi yaitu program pariwisata berbasis Budaya yang mengambil jargon "Riau The Homeland of Melayu".
Menurut Kadis Pariwisata provinsi Riau Fahmizal Usman, pemilihan jargon itu disesuaikan dengan semangat daerah di Riau, sebagai tanah tumpah darah melayu, dan tentunya bercirikan budaya serta falsafah hidup.
"Dengan kekayaan kebudayaan, pihaknya optimisitis kunjungan wisatawan ke daerahnya bakal meningkat seiring bertambahnya kesadaran masyarakat setempat sebagai daerah pariwisata," kata Fahmizal Usman.
Sampai saat ini pihaknya juga telah melakukan peningkatan kemampuan sumber daya manusia pariwisata, serta kepedulian berbagai pihak mengembangkan objek wisata budaya daerah itu.
Fahmizal juga berharap dengan datangnya para diplomat ini ke Riau diharapkan mereka dapat menginformasikan tentang potensi riau dinegara mereka masing masing bertugas. ***