
PEKANBARU - Pria bernama Ali Subhan (46 tahun) dan istrinya Saripah Aini, ditemukan tewas bersimbah darah, Jumat (13/10/2017) pagi tadi. Kuat dugaan, Pasutri (Pasangan Suami Istri) yang tinggal di Desa Alim Kecamatan Batang Cenaku, Kabupaten Inhu-Riau tersebut merupakan korban pembunuhan.
Keduanya ditemukan sudah tak bernyawa dengan bekas luka menganga di kepala, yang diduga akibat sabetan benda tajam. Jasad Pasutri tersebut ditemukan oleh warga setempat, sekitar pukul 05.30 WIB, Jumat pagi tadi. Tampak darah berceceran disekitar mayat keduanya.
Informasi yang dirangkum GoRiau.com dari kepolisian, awalnya pelapor bernama Aek Nabara yang juga kerabat korban mendapat informasi dari tetangga tempat Pasutri ini tinggal, yang menyebutkan kalau dirumah Ali dan Saripah, sudah ramai orang-orang berkumpul.
Bukan tanpa sebab, warga berkumpul di rumah korban lantaran keduanya ditemukan meninggal dunia secara tidak wajar, lantaran adanya bekas luka diduga akibat benda tajam ditubuh Pasutri tersebut. Mengetahui itu, buru-buru Aek Nabara datang untuk memastikan.
Setelah memastikan kejadian tersebut, kerabat Pasutri ini pun langsung mendatangi Polsek Batang Cenaku, didampingi perangkat desa untuk melaporkan peristiwa itu. Saat ini aparat berwajib tengah melakukan pengusutan serta mencari siapa dalang di balik peristiwa berdarah itu.
Kapolres Inhu AKBP Arif Bastari membenarkan terkait kejadian ini. Anggotanya sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (Olah TKP, red) serta mengumpulkan keterangan sejumlah saksi. Sementara jasad Pasutri tersebut langsung dibawa ke RSU Indrasari, Pematang Rebah.
"Untuk pelakunya masih kita selidiki, motifnya belum kita ketahui sementara ini," singkatnya menjelaskan. ***