BENGKALIS - Pasca harga karet jeblok sejak setahunterakhir, kini sebagian masyarakat petani beralih ke buahpinang. Si buah berwarna merah itu menjadi primadona sejak beberapabulan terakhir, bagaimana tidak per 1 Kg pinang kering dihargai Rp 20ribu (saat ini turun berkisar Rp 16-18 ribu).

Kendati tidak ada masyarakat yang berkebun khusus pohon pinang denganjumlah yang besar, setidaknya pohon yang ditanam di belakang atausekeliling rumah bisa menjadi penawar duka ketika karet tidak lagiberharga.

Seiring harga pinang yang menggiurkan, para pemilik mulai dibuatresah. Pasalnya, para penyamun pinang kering mulai bergentanyangan,bukan saja mengutil buah pinang yang berjatuhan di bawah batang, tapijuga mencuri buah pinang yang sedang dijemur atau bahkan buah pinangyang berada di kedai-kedai penampung.

''Dulu buah pinang memang kurang dipandang, tapi sejak beberapa bulanterakhir buah pinang jadi idaman. Sayangnya, sejak beberapa mingguterakhir banyak warga yang mengeluh buah pinang mereka dikebasmaling, bukan hanya mengutip yang berjatuhan, yang sudah diolah ataudijemurpun diembat,'' ujar Firdaus warga, Kembung Luar, Minggu (17/1/2016).

Seperti diceritakan Firdaus, beberapa minggu lalu salah satu kedaiyang membeli pinang warga menjadi sasaran maling. Puluhan kilogrampinang hasil penjualan warga setempat ludes dikebas maling. Nasibserupa juga dialami warga lainnya, belasan kilogram pinang yang hampirkering yang berada di dalam rumah, juga dicuri maling.

''Walau harga sudah agak turun menjadi Rp 16-20 ribu perkilo, tapimasih cukup menggiurkan, makanya masih menjadi incaran empuk maling.Terlebih musim sulit seperti ini, harga ojol tidak menjanjikan sepertidulu lagi, pinanglah menjadi sasaran mereka,'' keluh Firdaus.

Sejumlah warga pemilik pinang kini dibuat was-was, jika sebelumnyabuah pinang baik yang belum dibelah atau yang sudah dijemur dibiarkansaja di halaman rumah, kini terpaksa diangkut ke dalam rumah. "Kalausebelumnya kita biarkan saja di jemuran pinang di halaman rumah,sekarang harus dimasukkan ke dalam rumah. Mending kita amankan,sebelum diamankan maling,'' sebut Tugimah pula.(ail)