
PEKANBARU, GORIAU.COM -Seorang karyawati perusahaan swasta dan juga nasabah Bank Negara Indonesia (BNI), Dede Afrianti (36), menjadi korban penipuan perdagangan barang lewat media sosial (facebook) yang diindikasi dilakukan oleh hacker.
"Kejadiannya berlangsung pada beberapa hari lalu," kata Dede dalam laporan di kepolisian Kota Pekanbaru, Riau, yang disampaikan perwira ke pihak pers di Pekanbaru, Jumat siang (24/1/2014).
Korban Dede Afrianti adalah warga Perumahan Griya Mayang Asri, Blok A 20, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, berbatasan dengan Kota Pekanbaru.
Dalam laporang di kepolisian, korban mengaku kejadian itu berawal ketika dirinya membuka laman di "facebook" dan menemukan akun milik seorang temannya, Silfana Angriani menawarkan satu unit sepeda motor jenis Honda Beat. "Motor tersebut dijual dengan harga Rp4 juta," katanya.
Korban kemudian mengaku tertarik dan berniat untuk membelinya. "Lalu saya mencoba berkomunikasi di akun facebook dan pelaku meminta agar saya menyerahkan uang muka sebesar Rp2 juta," katanya.
Dede mengaku kemudian bergegas menuju mesin anjungan tunaio mandiri (ATM) yang berada di Jalan Tambusai, Pekanbaru. "Ketika itu sekitar pukul 20.00 WIB. Uang yang saya transfer sebesar Rp2 juta sesuai dengan permintaan pelaku. Dikirim ke rekeningnya," kata dia.
Namun setelah itu, kata dia, pelaku tidak memberikan jawaban sama sekali sehingga muncul kecurigaan. Korban mengaku kemudian menemui rekannya itu dan ternyata dia tidak ada menawarkan produk sepeda motor seperti yang disampaikannya.
"Kuat dugaan akun facebook dia itu di hacker dan pelaku itu yang menipu saya," katanya.
Dede kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pihak aparat kepolisian setempat. "Kasusnya masih dalam proses penyelidikan," kata Kepala Bidang Humas Polda Riau Ajun Komisarsi Besar Guntur Aryo Tejo.(fzr/ant)