
PEKANBARU - Suasana duka menyelimuti Provinsi Riau menyusul berpulangnya mantan Bupati Siak, Arwin bin Ahmad Saruji di RSUD Arifin Ahmad, Kota Pekanbaru, Sabtu (31/10/2026) sekitar pukul 07.28 WIB. Kepergian pelopor pembangunan daerah pemekaran tersebut meninggalkan rasa kehilangan yang sangat besar bagi Bupati Siak, Afni Zulkifli, yang selama ini menganggap almarhum sebagai mentor politik sekaligus sosok ayah.
Afni menceritakan bahwa Arwin adalah figur yang terus menyuntikkan semangat dan keyakinan, terutama di saat banyak pihak meragukan kemampuannya untuk memimpin Kabupaten Siak. Almarhum secara konsisten mendampingi dan memberikan dukungan tanpa pernah meninggalkannya sendirian.
"Beliau selalu yakin dan memberi keyakinan. Beliau bersama berjuang dan memperjuangkan. Beliau tak setapak pun pernah meninggalkan saya sendirian," tuturnya.
Dukungan moral itu tetap diberikan Arwin meski kondisi kesehatannya terus menurun akibat sakit. Dalam pertemuan terakhir mereka di ruang perawatan rumah sakit, almarhum sempat meminta agar ucapannya direkam sebagai motivasi bagi Afni. Keduanya juga menyempatkan diri berfoto bersama.
"Kau Afni anakku, jangan pernah mundur. Jaga Siak. Kutitip Siak. Berjuanglah. Jangan menyerah," sebutnya menirukan pesan mendiang Arwin.
Dalam kesempatan berharga tersebut, Arwin turut membagikan pengalaman masa lalunya ketika merintis pembangunan Jembatan Siak yang penuh rintangan. Ia menitipkan pesan tegas agar penerusnya itu berani memperjuangkan hak-hak masyarakat, meskipun kelak harus berhadapan langsung dengan pemerintah pusat di Istana Negara.
"Jika sehat, aku pun akan ikut berdiri bersamamu di depan Istana meminta hak-hak Siak itu. Jangan lupa pakai baju putih, baju bupatimu itu," paparnya mengulang percakapan terakhir mereka.
Rasa kehilangan yang mendalam diakui Afni membuatnya sejenak merasa kehilangan pijakan. Melalui ungkapan dukanya, ia mendoakan agar pengabdian almarhum diterima dan mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan serta berpulang dalam keadaan husnul khatimah.
Saat ini, jenazah almarhum telah disemayamkan di rumah duka yang berlokasi di Jalan Thamrin, tepatnya di kawasan samping SMK Labor, Gobah, Kota Pekanbaru. ***