
PEKANBARU, GORIAU.COM - Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Riau menyatakan, proyek lanjutan Jembatan Siak IV yang sudah dianggarkan Pemprov Riau sebesar Rp80 miliar akan segera ditenderkan. Namun anehnya, kontraktor Kerjasama Operasi (KSO) yang lama masih bisa ikut kembali dalam tender tersebut.
Kepala Dinas PU Provinsi Riau, SF Hariyanto, Jumat (24/1/2014), menjelaskan, kontraktor KSO yang terdiri dari PT Waskita Karya, Adhi Karya dan Pembangunan Perumahan (PP) masih bisa mengikuti proses lelang untuk lanjutan proyek Jembatan Siak IV.
Sementara sesuai UU Jasa Konstruksi, kontraktor yang tidak bisa menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan waktu ditetapkan maka kontraknya harus diputus dan perusahaannya diblacklist. "Kesalahan bukan semata-mata dari kontraktor KSO, terlambatnya pencairan juga menjadi alasan mereka dalam menyelesaikan pekerjaan," kata SF Hariyanto.
Dijelaskannya, tender proyek tersebut diikuti secara terbuka. Seluruh kontraktor bisa mengikuti proses lelang, asal memenuhi klasifikasi, termasuk tiga kontraktor lama. "Dalam waktu dekat akan segera dilakukan lelang secara terbuka," kata Hariyanto.
Anggaran Rp80 miliar tersebut rencananya diperuntukkan menyelesaikan jembatan seperti bentang utama dan beberapa item pendukung lainnya. "Kita targetkan proyek lanjutan ini selesai sebelum akhir tahun ini," tuturnya.(tri)