PEKANBARU, GORIAU.COM - Warga perumahan Witayu, Kelurahan Sri Meranti, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru, meminta agar proyek penanganan banjir yang sudah lama terbengkalai di daerah itu agar segera dituntaskan. Sebab, jika tidak selesai, masyarakat setempat akan tetap menjadi langganan banjir.

Selain itu, warga perumahan Witayu juga meminta Jalan Nelayan yang menghubungkan jalan protokol ke daerah itu agar segera diselesaikan pengaspalannya. ''Dua proyek pemerintah kota ini sudah lama terbengkalai. Mohon ini dituntaskan pak. Itu saja permintaan kami,'' ujar tokoh masyarakat perumahan Witayu, Yatno ketika bersilaturrahim dengan Ir. H. Fendri Jaswir, MP, Caleg DPRD Provinsi Riau di Rumbai, Pekanbaru, Senin (3/3/2014) malam.

Silaturrahim itu berlangsung di rumah Ketua Ikatan Keluarga Minang Riau (IKMR) Kecamatan Rumbai Pesisir, Datuk Yosrizal. Fendri Jaswir adalah Sekretaris IKMR Kota Pekanbaru. Hadir juga Sekretaris Forum Pemuda Rumbai Bersatu (FPRB) Afrizal.

Menurut Yatno, proyek penanganan banjir ini sudah dimulai beberapa tahun lalu. Proyek ini berupa pintu air buka tutup untuk mengantisipasi melimpahnya air Sungai Umban. Namun sampai sekarang proyek itu tidak selesai. Penimbunan badan jalan sepanjang 500 meter belum dilakukan sehingga jika hujan datang maka air melimpah ke perumahan.

Begitu pula dengan proyek Jalan Nelayan. Sampai sekarang jalan tersebut belum tuntas pengaspalannya. ''Kami tak tahu kenapa seperti ini. Kok tak selesai-selesai,'' kata Yatno lugu seraya minta bantuan Fendri.

Menanggapi keluhan tersebut, Fendri Jaswir mengatakan berupaya akan menjembatani dengan pihak Pemko dan DPRD Kota Pekanbaru. ''Insya Allah akan saya jembatani dengan Pemko dan DPRD Kota Pekanbaru,'' ujar mantan anggota DPRD Riau dari PAN tersebut. (rls)