SELATPANJANG, GORIAU.COM - Zul warga Gang Selamat Alahair Tebingtinggi Kepulauan Meranti, Riau, mengeluh pada pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Selatpanjang. Pasalnya, saat Ia menambah daya listrik dikenakan bayaran lebih Rp1 juta.
Menurut Zul, ketika ditemui di Selatpanjang, Rabu (11/11/2015) siang, Ia merasa kaget saat menambah daya listrik dari 450VA menjadi 1300VA di PLN Rayon Selatpanjang. Sebab, semula Zul mengetahui penambahan daya tidak dikenakan biaya, namun di PLN Rayon Selatpanjang ini Ia dikenakan uang sebesar Rp1.350.000,-
"Kita mendukung kebijakan pemerintah yang meminta menaikkan daya. Tapi kalau gratis ya kenapa harus bayar," ungkap Zul yang waktu itu mengaku mengetahui penambahan daya digratiskan dari pusat.
Waktu penambahan, ungkap Zul juga, Ia kembali merasa kaget. Sebab, pihak PLN tidak memberikan struk pembayaran. Melainkan hanya memberikan kwitansi. "Katanya kalau mau struk pembayaran tunggu tiga hari setelah dibayar," ujarnya lagi.
"Tolong jangan bodoh-bodohkan kami lah," tambah Zul.
Menanggapi ini, Kepala PLN Rayon Selatpanjang Asmardi mengaku belum menerima surat resmi dari PLN tentang penggratisan penambahan daya. "Sampai hari ini tidak ada surat resmi penggratisan tambah daya," ujar Asmardi.
Diungkapkan Asmardi juga, kalau memang sudah ada surat resmi penambahan daya itu, Ia akan merasa sangat senang dan mengimbau agar masyarakat banyak menambah daya. "Kalau perlu kita bikin plank di kantor, dan saya tambah loket untuk melayani penambahan daya untuk masyarakat," ujarnya pula. ***