PEKANBARU, GORIAU.COM - Walikota Bengkulu Helmi Hasan mengaku terkesan untuk mencontoh pola penyaluran beras untuk rakyat miskin daerah (Raskinda) yang sudah diterapkan Pemerintah Kota Pekanbaru tiga tahun terakhir ini.

"Kami ingin belajar program Raskinda yang diterapkan Pekanbaru. Pekanbaru cukup berhasil menyalurkan Raskinda bagi keluarga kurang beruntung," kata Helmi Hasan dalam kunjungannya ke Pekanbaru.

Helmi menilai, Kota Bengkulu dan Kota Pekanbaru memiliki pola penduduk dan struktur tanah yang hampir sama. Sehingga sudah sepantasnya dijadikan guru untuk belajar terutama terhadap program pemerintah dalam pengentasan kemiskinan. Pekanbaru cukup berhasil mengatasi kebutuhan pangan masyarakat kurang mampunya selama ini.

"Kami ingin belajar kebijakan apa saja yang dilakukan Pemko Pekanbaru untuk mengangkat warganya yang terpuruk oleh kemiskinan akibat krisis," tuturnya.

Helmi bahkan mengaku kagum dengan kondisi Pekanbaru saat ini dibawah kepemimpinan Firdaus, karena dengan inovasinya yang kreatif tetap bisa eksis dengan pertumbuhan terbaik di Sumatera.

"Saya lihat Wako Pekanbaru inovatif dan kreatif dalam membuat program pembangunan yang bisa dirasakan masyarakatnya," bebernya.

Selain belajar bagaimana program Raskinda di Pekanbaru, Ia juga berjanji akan memanfaatkan peluang kunjungan ini untuk mempelajari masalah taman kota yang indah, tata ruang yang teratur, pelayanan kesehatan masyarakat miskin dan sebagainya.

"Saya sudah memboyong banyak kepala dinas kemari, mereka akan langsung menindaklanjuti kunjungan ini dengan belajar ke satker masing-masing," tandasnya.

Walikota Pekanbaru H Firdaus, MT menjelaskan bagaimana upaya Pemko Pekanbaru membantu masyarakat miskin melalui Raskinda. "Data penerima Raskin dari pusat dan di daerah ada bias, sehingga masih banyak yang sepantasnya menerima tidak mendapat," sebut Firdaus.

Pemko Pekanbaru mengambil kebijakan memasukkan ke dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk pengadaan Raskinda. "Yang tidak mendapatkan alokasi pusat di daerah kami beri dengan jumlah yang sama," pungkasnya.(rls)