PEKANBARU – Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, mengajak Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) Kota Pekanbaru untuk aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah. Hal ini disampaikannya dalam pelantikan pengurus DMDI Kota Pekanbaru periode 2025–2028 yang digelar di Gedung Dekranasda Pekanbaru, Jalan Arifin Ahmad, Senin (12/5/2025) pagi.

Turut hadir dalam pelantikan tersebut Sekretaris Daerah Pekanbaru, Zulhelmi Arifin, jajaran Forkopimda Provinsi Riau, Ketua Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAM Riau, Datuk Seri Raja Marjohan Yusuf, Pimpinan Harian (DPH) LAM Riau, Datuk Seri Taufik Ikram Jamil, serta tokoh adat dan pimpinan lembaga dakwah dari berbagai daerah.

Selain itu, hadir pula Ketua DMDI Dumai, Rohil, dan Meranti, jajaran Forkopimda Kota Pekanbaru, Danlanud, Kapolresta yang mewakili, serta kepala OPD dan staf ahli Pemko Pekanbaru.

Wali Kota Pekanbaru menyampaikan harapannya agar pelantikan pengurus DMDI tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial belaka, namun menjadi awal kontribusi nyata bagi kemajuan kota.

"Tentu kami berharap DMDI dapat berperan besar dalam pembangunan Pekanbaru. Pemerintah kota siap memberikan dukungan penuh untuk setiap kegiatan positif yang dilaksanakan," ujar Agung Nugroho.

Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada Ketua DMDI Kota Pekanbaru yang baru dilantik, Markarius Anwar, yang juga menjabat sebagai Wakil Wali Kota Pekanbaru.

"Saya dan Pak Markarius bekerja bersama tanpa sekat. Tidak ada perbedaan antara Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Beliau bisa memimpin Pekanbaru ini, bahkan bekerja siang dan malam. Ini luar biasa," ucapnya.

Lebih lanjut, Agung menyampaikan komitmen pemerintah kota dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, termasuk rencana pelaksanaan Festival Serumpun Melayu dan program layanan kesehatan gratis seperti pemasangan gigi palsu dalam rangka hari jadi Kota Pekanbaru.

Sementara itu, Ketua DMDI Kota Pekanbaru periode 2025–2028, Markarius Anwar, mengucapkan terima kasih kepada Pemko Pekanbaru atas dukungan terhadap terselenggaranya pelantikan tersebut.

"Terima kasih kepada Pak Wali atas dukungan luar biasa. Ini bentuk kepercayaan yang kami jaga dan kami balas dengan kerja nyata," ujar Markarius.

Ia menegaskan, DMDI Kota Pekanbaru akan merancang program kerja yang sejalan dengan visi dan misi pemerintah kota, terutama dalam memperkuat nilai-nilai budaya Melayu dan Islam.

"Kami mohon tunjuk ajar dari para datuk, LAM Riau, DMDI Provinsi, dan Pemko Pekanbaru. Kami ingin berkontribusi aktif dalam penguatan budaya dan identitas kota ini," ungkapnya.

Markarius memastikan seluruh program yang dijalankan akan berpijak pada misi menjadikan nilai-nilai budaya Melayu sebagai jati diri Pekanbaru. ***