
PEKANBARU, GORIAU.COM - Seorang pengangguran babak belur dihajar massa dan harus mendekam di dalam sel tahanan Mapolresta Pekanbaru, Rabu (3/6/2015). Pelaku jadi bulan-bulanan warga usai kepergok mencuri di sebuah warung harian di jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru.
Informasi yang dihimpun di Mapolresta, pelaku ini bernama Jhoni, warga asal Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Pria pengangguran tersebut diduga melakukan pencurian uang di warung milik Yelmi (51), Selasa petang kemarin. Beralasan, lantaran Jhoni tampak hilir mudik di depan warung.
Karena Yelmi merasa curiga, ia pun bergegas mengecek uang di dalam kamar. Benar saja, sejumlah uang yang disimpan didalam dompet sudah hilang tak bersisa. Sadar bila dirinya sudah jadi korban pencurian, korban pun meminta bantuan kepada warga sekitar. Oleh warga, Jhoni pun langsung dicegat saat akan meninggalkan lokasi.
Setelah diperiksa, di dalam saku celana belakang ditemukan uang senilai Rp2,7 juta Rupiah. Sempat waktu itu Jhoni mengelak, namun temuan itu sudah jadi bukti kuat atas aksinya. Karena kesal, warga sempat menghadiahi Jhoni bogem mentah hingga babak belur, sebelum akhirnya diserahkan ke Polresta Pekanbaru.
Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Hariwiyawan Harun, Rabu (3/6/2015) mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan pengembangan atas kasus ini. "Dugaan kami ia juga pernah melakukan aksi serupa di tempat lain," katanya.
Kini pelaku harus mendekam di tahanan Polresta Pekanbaru, guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Sementara pelaku mengaku nekat mencuri dengan alasan tidak punya uang untuk makan dan tidak punya tempat tinggal. "Saya hanya tidur di emperan toko yang ada di Pasar Pusat Jalan Agussalim," jawab Jhoni singkat. (had)