PEKANBARU, GORIAU.COM - Walau dikabarkan geg motor XTC binaan Klewang alias Mardijo, 58, dikabarkan sudah memperkosa beberapa remaja, namun sejauh ini baru satu korban pemerkosaan yang melapor ke Polresta Pekanbaru. Korban merupakan gadis remaja yang diperkosa secara bergiliran oleh sejumlah panglima geng motor Klewang.
”Laporannya baru satu. Korban diperkosa geng motor XTC binaan Klewang,” kata Kapolresta Pekanbaru Komisaris Besar (Kombes) Adang Ginanjar kepada Media Indonesia di Pekanbaru, Senin (20/5/2013).
Menurut Adang, hingga kini korban masih mengalami trauma berat. Korban diketahui diperkosa pada awal Mei lalu. Ketika itu korban bersama pasangannya tengah berpacaran di Stadion Utama Riau Jalan Naga Sakti Pekanbaru.
Selain melakukan kejahatan pemerkosaan, gerombolan geng motor XTC juga mengeroyok pacar korban lalu merampas harta benda korban seperti sepeda motor matic Mio, telepon genggam, dompet, cincin emas, dan kalung.
”Masih trauma berat, korban belum bisa dimintai keterangannya oleh penyidik,” ungkap Adang.
Adang juga mengimbau kepada masyarakat yang menjadi korban kejahatan geng motor XTC binaan Klewang agar segera melapor ke polisi. Ini sangat penting guna mendukung pemberkasan barang bukti untuk menjerat kejahatan geng motor brutal Klewang tersebut.
"Kami meminta kepada masyarakat yang menjadi korban agar bisa membantu polisi dengan melaporkan kejahatan geng motor. Itu akan sangat membantu polisi," terangnya.
Polresta Pekanbaru kembali menerima laporan korban penganiayaan geng motor. Korban yaitu Joni Parulian, 20, dan Roberto 23, pada 24 April 2013 menjadi korban keganasan geng motor XTC di Jalan SM Amin dekat stadion utama Riau.
Joni mengalami luka bacokan di kuping telinga kiri yang nyaris putus dan luka sepanjang 15 sentimeter di bagian lutut akibat sabetan samurai. Roberto mengalami luka jempol kanan hampir putus.
”Saya harus mendapat perawatan selama satu bulan di Rumah Sakit Santa Maria. Saya meminta polisi dapat menumpas habis geng motor di Pekanbaru,” ungkap Joni. ***