
PEKANBARU, GORIAU.COM - Sekolah Menengah Atas (SMA) Plus Riau yang merupakan sekolah unggulan di Riau diduga telah menerima terlalu banyak siswa titipan. Jika kondisi ini terus terjadi, dikhawatirkan SMA Plus tak lagi menghasilkan siswa unggul dan tak ubahnya seperti sekolah umum biasa.
Banyaknya siswa titipan ini terungkap saat hearing Komisi D DPRD Riau dengan Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Selasa (7/5/2013). SMA Plus merupakan binaan Pemerintah Provinsi Riau dan dibangun mewah di Jalan Kubang Raya.
''Saya mendapat banyak keluhan dari masyarakat. Bahwa dalam penerimaan siswa baru di SMA Plus Kubang Raya masih terjadi titip menitip. Saya hanya meminta pada Kepala Disdik Riau, Wardan agar menyikapi hal ini. Cerita ini bukan cerita baru tapi sudah berkembang menjadi isu umum di tengah masyarakat. Dan saya juga menerima pengaduan langsung dari beberapa masyarakat,'' ungkap politisi PKS, Darisman Achmad.
Bahkan Darisman Achmad juga mengaku memiliki data-data keluhan yang disampaikan masyarakat disaat reses. ''Bahkan dalam laporan yang saya terima ada anak juara di sekolah tapi karena banyaknya ada titipan, maka dia tak lulus,'' terangnya
Hal senada juga diungkapkan politisi Partai Golkar Ruslan Jaya. Ia juga mendapatkan keluhan yang sama terkait penerimaan siswa baru di SMA Plus tersebut. Dari laporan yang diterima juga mengungkapkan anak-anak yang pintar justru tak lulus, sementara banyak anak yang biasa justru diluluskan.
''Saat saya reses di Tembilahan. Ada keluhan yang saya diterima, Banyak anak-anak yang nilainya bagus tapi tidak bisa diterima oleh SMA Plus,'' tambahnya.
Menjawab masalah ini, Kadisdik Riau Wardan berjanji akan menindaklanjuti akan segera melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap SMU Plus Kubang Raya. (rdi)