
PEKANBARU, GORIAU.COM - Memasuki Ramadan dan jelang Idul Fitri 1435 H, Wakil Gubernur Riau (Wagubri), H Arsyadjuliandi Rachman mewanti-wanti agar instansi terkait bisa mengantisipasi agar jangan terjadinya kelangkaan dan kenaikan harga sembako, listrik dan BBM.
Wagubri tidak menginginkan masyarakat merasa terbebani dengan ketersediaan bahan dan barang sehingga nantinya berpengaruh terhadap harga. Salah satunya memantau akses distribusi barang-barang tersebut.
"Suasana harus berjalan kondusif dan ketersediaan barang akan keperluan masyarakat bisa dikawal bersama," kata Wagubri saat memimpin rapat koordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopinda) Pemprov Riau, beberapa waktu lalu.
Hadir dalam pertemuan tersebut Kapolda Riau Brigjen Pol Condro Kirono, Danrem 031/WB Brigjen TNI P Agus Irianto dan perwakilan bupati/wali kota se-Provinsi Riau serta pihak PLN, Pertamina, Bulog, dan instansi terkait di Lingkungan Pemprov Riau dan kabupaten/kota.
Seluruh pihak terkait diminta serius dalam menghadapi Ramadan dan lebaran kali ini. Apa yang menjadi keluhan masyarakat pada tahun-tahun sebelumnya harus ditutupi dengan baik.
"Agar jangan sampai masyarakat merasakan kekurangan di sana-sini karena kelangkaan dan kenaikan harga barang dan bahan umum yang dibutuhkan," imbau Wagubri.
Dinas Pekerjaan Umum (PU) Riau diminta tegas untuk memantau kondisi jalan yang akan padat distribusi barang, begitu juga dengan akses lebaran. Karena kondisi jalan sangat menentukan kelangkaan dan kenaikan harga barang.
Sementara untuk ketersediaan listrik, Wagubri juga menekankan kepada pihak PLN agar menjamin pasokan listrik selama Ramadan dan Idul Fitri 1435 H. "Begitu juga dengan kabupaten/kota, semua harus terpenuhi dengan baik," tegas Wagubri.***