PEKANBARU, GORIAU.COM - Setelah lengan patung Tugu Selamat Datang Pekanbaru, tepatnya di perempatan bundaran Mal SKA, Pekanbaru diikat dengan kantong plastik besar berwarna hitam dan masker, Minggu (1/3/2014) pagi tadi, kini giliran badannya dibalut dengan kain kafan.


Pemandangan yang terlihat sore ini, dimana tugu tersebut seperti 'pocong' karena dipakaikan kain kafan di sekujur badan. Sementara di tiang patung dibentangkan spanduk besar bertuliskan 'Sanksi Tegas Pembakar Lahan'.


Lagi-lagi memang kejadian ini sebagai bentuk protes masyarakat terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dan kabut asap yang terus berlangsung di Riau.


Pemandangan ini cukup menarik perhatian bagi masyarakat Pekanbaru khususnya yang melalui perempatan tersebut.


Seperti diketahui, tadi pagi patung tersebut dalam kondisi diikat kantong plastik besar berwarna hitam yang 'melambai-lambai' tertiup angin.


Parahnya, kantong plastik tersebut diikat dengan masker. Diduga ini merupakan bentuk protes atau aksi oknum tertentu atas kebakaran lahan dan hutan (karhutla) yang menyebabkan kabut asap berkepanjangan di Riau, khususnya Kota Pekanbaru.


Hingga hari ini memang Pekanbaru masih diselimuti kabut asap, apalagi waktu pagi hari, memang kabut asap terlihat tebal dan memperpendek jarak pandang. Sementara karhutla masih ada di beberapa kabupaten/kota di Riau.***