PEKANBARU, GORIAU.COM - Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Riau, Muhammad dikabarkan dihajar oleh kelompok orang tak dikenal hingga mengalami luka-luka di sejumlah bagian tubuh.

"Kami sudah mendapat informasi tersebut namun kami tidak mengetahui yang bersangkutan atau korban melaporkan kasus itu ke Polda atau ke Polres," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Pekanbaru, Kompol Arief Fajar Satria kepada pers di Pekanbaru lewat telekomunikasi, Selasa malam (8/7/2014).Arief mengatakan, pihak sejauh ini masih mencari tahu terkait informasi pemukulan atau penganiayaan yang menimpah pejabat eselon II tersebut."Kami coba lacak dulu yang bersangkutan melaporkan kasusnya kemana, apakah ke Polda, coba saya cek dulu," katanya.Sementara itu Kepala Bidang Humas Polda Riau Ajun Komisaris Besar Guntur Aryo Tejo mengaku telah mendapat informasi itu."Hanya saja saya belum mendapat kepastian dimana korban melaporkan kejadian itu. Kabarnya dia memang telah dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara di Pekanbaru," kata AKBP Guntur.Sebelumnya Kadis PU Riau, Muhammad telah memecat sejumlah pegawai honorer di dinas tersebut sehingga memicu persoalan hingga ke para legislator.Anggota DPRD Riau mendesak eksekutif untuk segera mengevaluasi kinerja Kadis PU mengingat pemberhentian honorer bertepatan dengan menjelang Lebaran.Sejumlah proyek di Dinas Pekerjaan Umum Riau sebelumnya juga dibatalkan pemenangnya, hal tersebut kemudian memicu konflik internal di kalangan eksekutif.Sebelumnya rumah seorang kepercayaan Gubernur Riau Annas Maamun, Gulat Manurung juga dikabarkan mendapat teror berupa molotov dari pihak tak dikenal.Namun atas rentetan kejadian itu, pihak kepolisian terkesan menutup-nutupinya. (fzr)