
PEKANBARU, GORIAU.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau masih fokus kepada penanganan kabut asap dan penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan yang tengah mendera saat ini. Banyak urusan lain yang belum menjadi bahasan pokok, salah satunya Bank Riau-Kepri.
Dimana sejak ditinggal Erzon, Direktur Utama (Dirut) Bank Riau-Kepri belum juga diputuskan. Meski sebelumnya sudah ada penunjukan untuk Rafjon Yahya, namun dirinya masih terikat dengan Bank Mandiri.
Kepala Biro Administrasi Ekonomi Setdaprov Riau, Syahrial Abdi, Rabu (5/3/2014), mengaku belum ada pembicaraan tingkat pimpinan mengenai penunjukan Direktur Utama Bank Riau-Kepri.
"Belum ada pembicaraan lebih lanjut, Pemprov Riau masih fokus kabut asap," kata Syahrial beberapa waktu lalu.
Dirinya juga mengaku sampai saat ini belum ada arahan atau petunjuk dari Gubernur Riau yang baru, H Annas Maamun terkait penunjukan dirut untuk salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Riau yang terbilang sehat tersebut.
"Arahan pun belum ada, karena pemprov benar-benar berkonsentrasi untuk penanganan karhutla dan kabut asap ini," kata Syahrial kembali menegaskan.
Penunjukan Dirut Bank Riau-Kepri nantinya harus melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Ketika ditanyakan kapan akan dilaksanakan, Syahrial juga mengaku belum mendapat gambaran.
Kabut asap cukup 'menelantarkan' posisi Dirut Bank Riau-Kepri yang kosong sejak akhir 2013 lalu. "Belum ada petunjuk sama sekali, intinya tetap melalui RUPS. Kemudian usulannya akan disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melakukan fit and proper test," papar Syahrial.***