
BENGKALIS, GORIAU.COM - Kondisi listrik di Pulau Rupat khususnya di Rupat Tengah hingga Rupat Utara sangat memprihatinkan. Meskipun sudah ada jaringan interkoneksi bawah laut, hingga saat ini belum seluruh wilayah di pulau terluar tersebut dialiri listrik 24 jam.
Anggota DPRD Bengkalis asal Rupat, Muhammad Nasir, Senin (2/6), mengatakan kondisi listrik di wilayah Rupat tengah mulai dari Kelurahan Terkul hingga Desa Tanjung Medang di Kecamatan Rupat Utara hanya hidup antara 4 sampai 7 jam sehari. Artinya, mayoritas listrik di wilayah tersebut masih belum menyala secara maksimal.
''Warga Rupat sangat mengharapkan supaya listrik bisa hidup 24 jam di Pulau Rupat tengah hingga Rupat Utara. Seringnya listrik mati juga berimbas kepada barang-barang elektronik warga yang mengalami kerusakan dan kondisi tersebut cukup memprihatinkan, padahal semua jaringan sudah terpasang,'' jelas Nasir.
PLN Rupat maupun Kota Dumai didesak untuk segera memfungsikan seluruh jaringan dan daya yang ada, karena sesuai komitmen awal listrik di Pulau Rupat terhitung sejak tahun 2013 bakal menyala 24 jam. Akan tetapi janji tersebut tidak pernah terbukti, karena seluruh desa dan daerah di Rupat sudah memiliki tiang listrik, tinggal memasukan daya.
''Memang tidak seluruh wilayah Rupat listrik menyala 4 sampai 7 jam sehari, karena untuk wilayah Batu Panjang, Pergam, Tanjung Kapal dan Darul Aman listrik sudah mulai maksimal. Tetapi mulai dari Terkul hingga Tanjung Medang setidaknya 11 desa yang belum dialiri listrik secara penuh,'' tutup Nasir.
Kadistamben Bengkalis melalui Sekretaris Benny Alcan mengaku kalau soal arus dan daya merupakan kewenangan PLN. Distamben menurutnya hanya sebatas menyiapkan jaringan dan hingga saat ini 80 persen lebih desa-desa di Pulau Rupat sudah ada tiang listrik.
''Tugas kita hanya sebatas menyiapkan sarana pendukung untuk kebutuhan listrik masyarakat di Rupat maupun kecamatan lainnya. Soal daya atau belum menyalanya listrik di rumah-rumah warga sepenuihnya kewenangan PLN selaku pemegang otoritas kelistrikan secara nasional,'' jawab Benny. (jfk)