PEKANBARU - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengaku pernah berkomunikasi dengan Gerindra terkait wacana pembentukan poros baru di Pilkada Kuantan Singingi 2020.

Sebagai informasi, Pilkada Kuansing saat ini hanya menyisakan dua partai saja, mengingat Demokrat sendiri sudah menjatuhkan pilihan ke Paslon Andi Putra - Suhardiman Amby.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Riau, Abdul Wahid, mengatakan bahwa komunikasi antara Gerindra yang memiliki empat kursi dengan PKB yang punya tiga kursi memang sudah pernah dilakukan.

"Komunikasi non formal ada, kemungkinan itu ada, tapi kita lihatlah nanti," kata Anggota DPR RI ini kepada GoRiau.com, Selasa (28/7/2020).

Disinggung siapa yang akan diusung oleh PKB nantinya di Pilkada apakah kader atau mengkaderkan calon, Wahid mengaku belum bisa memastikan karena kondisi perpolitikan di Kuansing sangat dinamis.

"Siapa orangnya tergantung koalisi, masih ngawang-ngawang lah, belum ada kepastian," tuturnya.

Sebelumnya, Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerindra Riau, Hardianto mengaku siap membuat poros baru bersama dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Pilkada Kuantan Singingi.

Dikatakan Hardianto, dengan kondisi ada tiga Paslon yang hampir dipastikan berlayar, Gerindra ada dalam posisi memilih diantara dua pilihan, yakni mendukung Paslon yang sudah ada atau membuat poros baru.

Hardianto melanjutkan, saat ini peluang untuk membuka poros baru sangat terbuka, dimana masih ada Gerindra dan PKB yang siap melahirkan penantang baru di Kuansing. Gerindra sendiri punya 4 kursi dan PKB 3 kursi.

Adapun di Kuansing, Gerindra memiliki sejumlah kader potensial untuk berlayar dan bisa menjadi nomor dua atau posisi Calon Wakil Bupati. Ini yang sedang dikomunikasikan dengan partai lain, termasuk PKB.

"Untuk poros baru cukup, karena kan masih ada PKB. Tentu dalam konteks ini, Gerindra dan PKB saling menghargai. Apapun keputusan masing-masing partai, kita saling menghormati," kata Wakil Ketua DPRD Riau ini kepada GoRiau.com, Rabu (15/7/2020).

"Jika ditakdirkan bersama maka kami akan bersatu," tambahnya.

Pilkada Kuansing sendiri, sejauh ini sudah melahirkan tiga Paslon, ketiganya adalah Andi Putra - Suhardiman Amby, Mursini - Indra Putra, dan Halim - Komperensi.

Andi Putra - Suhardiman Amby dipastikan akan berlayar menggunakan perahu tiga partai, Hanura dengan 1 kursi, PKS dengan 2 dan Golkar dengan 6 kursi, ditambah Demokrat dengan 4 kursi.

Kemudian Bupati Kuansing Petahana Mursini akan didampingi Indra Putra di Pilkada nanti. Keduanya sudah mendapatkan Surat Keputusan (SK) dua partai, yakni Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Nasdem. Keduanya sama-sama memiliki 4 kursi.

Terakhir, Wakil Bupati Kuansing Halim akan maju sebagai Calon Bupati di Pilkada nanti dan menggandeng Ketua DPD PAN Kuansing, Komperensi. Pasangan ini sudah mendapatkan SK dari partai PAN dengan jumlah 4 kursi, dan PDIP dengan jumlah 3 kursi.***