
SELATPANJANG - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin menegaskan pentingnya menjaga netralitas aparatur sipil negara (ASN), perangkat desa, dan penyelenggara dalam menyambut Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026. Peringatan tegas ini disampaikan saat membuka Rapat Koordinasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Ruang Rapat Dinas PUPR Kabupaten Kepulauan Meranti, Senin (22/6/2026).
Tahapan pesta demokrasi tingkat desa ini akan berlangsung di 12 desa. Oleh karena itu, Muzamil meminta persiapan yang matang agar seluruh rangkaian acara berjalan aman, lancar, tertib, dan sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku.
"Saya mengingatkan agar seluruh ASN, perangkat desa, dan penyelenggara Pilkades menjaga netralitas serta tidak terlibat dalam politik praktis. Netralitas merupakan bentuk komitmen kita dalam menjaga kualitas demokrasi dan kepercayaan masyarakat," tegasnya.
Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) beserta para camat juga diinstruksikan untuk bekerja secara profesional dan transparan. Monitoring dan pembinaan secara berkala di desa-desa yang menggelar pemilihan harus terus berjalan untuk meminimalkan potensi sengketa maupun konflik sosial di lapangan.
Muzamil menyadari bahwa pemerintah daerah tidak bisa berjalan sendiri. Keberhasilan hajatan ini sangat bergantung pada dukungan solid dari Forkopimda, TNI, Polri, organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, panitia, tokoh masyarakat, hingga warga desa itu sendiri.
"Perbedaan pilihan dalam Pilkades adalah hal yang wajar dalam demokrasi. Namun persatuan, kerukunan, dan keamanan masyarakat harus tetap menjadi prioritas utama. Jangan sampai perbedaan pilihan menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat desa," paparnya.
Menyambung arahan tersebut, Kepala Dinas PMD Kabupaten Kepulauan Meranti, Asroruddin menguraikan bahwa rapat koordinasi lintas sektoral ini sengaja digelar untuk menyatukan visi dan misi seluruh pemangku kepentingan. Fokus utamanya adalah memastikan kesiapan panitia lokal dan sistem pengamanan selama Pilkades berlangsung.
Pesta demokrasi akar rumput ini dijadwalkan bergulir di 12 desa yang tersebar di tujuh dari total sembilan kecamatan di Kabupaten Kepulauan Meranti.
Dukungan penuh juga mengalir dari lembaga penyelenggara pemilu. Ketua KPU Kepulauan Meranti, Katmuji memastikan jajarannya siap memberikan bantuan teknis dan berkoordinasi intens dengan Dinas PMD. Bantuan tersebut mencakup penyediaan data pemilih berdasarkan hasil pemilu terakhir, dengan tetap mematuhi regulasi perlindungan data pribadi.
"Penguatan kapasitas penyelenggara dan kepastian aturan teknis menjadi faktor penting untuk mengantisipasi berbagai titik rawan yang kerap muncul dalam pelaksanaan pemilihan kepala desa," jelas Katmuji. ***