TEMBILAHAN, GORIAU.COM - Satu minggu terakhir ini, wabah muntah berak (Muntaber) tengah melanda warga yang berada di Desa Tasik Raya, Kecamatan Batangtuaka, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Provinsi Riau.

Akibatnya, satu orang, tercatat, telah meninggal dunia, akibat penyakit yang diketahui telah mulai menyerang warga desa tersebut, sejak Senin (7/9/2015) lalu itu.

Seperti yang diceritakan Kepala UPT Puskesmas Batangtuaka, Afni kepada GoRiau.com, Sabtu (12/9/2015) malam, bahwasanya, masih ada 5 orang warga yang menjalani perawatan akibat wabah tersebut.

Sebelumnya, dijelaskan Afini, bahwa pihaknya mendapat informasi dari Bidan dan Perawat yang berada di desa tersebut pada Rabu (9/9/2015) sore.

Kemudian, pada Kamis (10/9/2015), ia pun dikatakan Afni langsung turun ke lokasi, dengan membagikan obat dan oralit kepada masyarakat.

Serta, pada Jumat (11/9/2015), tim dari Dinas Kesehatan (Diskes) Inhil pun ikut turun ke lokasi memantau keadaan, dan keadaan pun diketahui sudah berjalan normal.

Namun tak disangka, pada Jumat malamnya, keadaan kembali memburuk, beberapa warga kembali mengalami Muntahber, hingga akhirnya 5 orang harus mendapatkan infus.

''Ketika Jumat sudah mereda, namun pas hari Sabtunya, kembali merebak lagi, tadi kita kembali turun ke lokasi, dan telah mendirikan 2 posko pengobatan,'' jelas Afni.

Ia juga menambahkan, salah seorang warga yang meninggal dunia, sebelumnya telah sehat, namun, saat yang bersangkutan tengah bercengkerama dengan beberapa orang tetangga, tiba-tiba saja tumbang dan langsung meninggal dunia.

''Satu orang memang telah meninggal dunia, tapi beredar kabar ada 4 orang, di sini kita jelaskan, bahwa, 3 orang lagi meninggal bukan disebabkan Muntahber, melainkan sakit lainnya, seperti salah satunya adalah diaere,'' jelas Afni.(ayu)