
PEKANBARU – Ketua Komisi V DPRD Riau, Eddy A Moh Yatim, kembali mengingatkan pemerintah akan bahaya belajar dalam jaringan (daring).
Hal tersebut dia sampaikan usai viralnya kasus mahasiswa UIN Suska Riau yang tertangkap kamera sedang berbuat perbuatan tak senonoh saat mengikuti kuliah umum online.
Eddy mengatakan, pihaknya di komisi V sudah sejak dari dulu terus menyuarakan bahwa sudah ada dan akan ada banyak penyimpangan dan hal aneh yang terjadi jika belajar online terus dipertahankan.
"Kita dari dulu terus meminta belajar itu harus tatap muka, dan secara keilmuan juga harusnya sepeti itu. Pola belajar online ini kita belum bisa, kita belum pada tingkat yang sudah matang dengan pola tersebut," kata Ketua Fraksi Demokrat DPRD Riau ini, Kamis (3/3/2022).
Baca juga: Coreng Nama Kampus, Mahasiswi UIN Suska Riau yang Bercumbu Saat Zoom Meeting Dikeluarkan
Komisi V, lanjutnya, juga sudah mendapatkan banyak masukan, terutama dari Komnas Perlindungan Perempuan dan Anak, yang melaporkan banyak penyimpangan, mental anak yang tidak baik. Semua itu diakibatkan oleh sistem belajar online.
"Mereka jadi bebas. Mereka belum bisa mengendalikan diri secara matang. Kita tetap minta mengharapkan pola pendidikan seperti semula. Polanya aja ditata, kalau sistem kelasnya dibagi sesuai prokes kan sebenarnya bisa. Karena lihat lah saat ini. Rusak anak anak kita. Bakal banyak hal hal aneh yang akan terjadi lagi selain ini," pungkasnya. ***