
PEKANBARU, GORIAU.COM - Kejadian mengejutkan terjadi di final angkat berat kelas +120 kg yang berlangsung di Hotel Ratu Mayang Garden, Pekanbaru, Selasa (18/9/2012). Rizki Afrinando, lifter andalan Riau yang selalu meraih emas gagal dan hanya mampu meraih perak. Tragisnya, ia pun langsung dibawa ke RS Awal Bross lantaran pinsan usai angkatan terakhir.
Rizki harus puas berada di bawah pesaing terberatnya, Dodi Yanto, lifter asal Kalimantan Timur yang berhasil mengumpulkan total angkatan 912.5 kg, dimana angkatan squat 396 kg, bench press 230 kg dan dead lift 287.5 kg.
Sementara Rizki terpaut sedikit dengan berhasil mengemas angkatan 905 kg, dimana angkata squat Rizki 380 kg, bench press 220 kg dan dead lift 305 kg. Menyusul Tri Wibowo asal Jawa Tengah dengan total angkatan 782.5 kg.
Namun pada akhir angkatannya, Rizki langsung tumbang dan harus dilarikan ke Rumah Sakit Awal Bross untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Angkat Berat/Besi dan Binaraga Seluruh Indonesia (PABBSI) Riau, Sanusi Anwar, usai pertandingan mengatakan, kejadian ini kemungkinan dampak beban berat yang harus dipikulnya.
''Sebelumnya dia pernah mengalahkan Dodi, ini sudah pasti menjadi beban tersendiri baginya untuk mempertahankan prestasi,'' papar Sanusi.
Dilanjutkannya, dengan hasil ini, Pengprov PABBSI Riau belum mampu mencapai target yang dicanangkan, yakni 5 emas. Sementara hingga pertandingan terakhir Riau hanya mampu mengoleksi 4 medali emas dan 2 medali perak, dan berada di peringkat 4.(*/rsc)