
PEKANBARU, GORIAU.COM - Harga tanda buah segar (TBS) sawit di Riau mengalami penurunan akibat tingginya produksi sedangkan harga minyak mentah mengalami penurunan, rendah daya jual CPO dan harga kernel di sejumlah perusahaan perkebunan. Penurunan terjadi sebesar Rp37,39/kg, namun diyakini tidak akan menurunkan daya jual petani.
Hasil raat tim penetapan harga pembelian Tandan Buah Segar (TBS) sawit Riau, Selasa (18/9/2012) menetapkan untuk priode tertanggal 19 hingga 25 September 2012 untuk usia 10 tahun keatas itu sebesar Rp1.576,16 perkilogram. Nilai ini mengalami penurunan sebesar Rp37,39 perkilogram.
Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Riau Zulher melalui Rina Rosdiana kepada wartawan, Selasa (18/9/2012) usai memimpin rapat mengatakan, penetapan harga sudah disepakati perwakilan perusahaan perkebunan sawit dan petani, serta Disbun Riau.
''Rapat tim penetapan harga TBS sawit untuk priode 19 hingga 25 September 2012 ditetapkan sebesar Rp1.576,16 perkilogram. Ini untuk usia sawit yang 10 tahun keatas. Penurunannya sebesar Rp37,39 perkilogram dibandingkan periode sebelum,'' ungkapnya.
Penetapan harga TBS sawit ini dihimpun dari sejumlah perusahaan PTPN V, PT Sinar Mas Grup, PT Astra Grup, PT Asian Agri, PT Citra Sarana, PT Musim Mas, PT Duta Palma. Data ini lalu diolah sehingga muncul harga kesepatan.
Rapat Tim Penetapan Harga TBS sawit Riau periode 19 hingga 25 September 2012 menetapkan harga TBS untuk usia 3 tahun Rp1.27,51 perkilogram, Usia 4 tahun Rp1.260,25 perkilogram. Usia 5 tahun Rp1.349,05 perkilogram. Serta usia 6 tahun Rp1.387,68 perkilo, Usia 7 tahun Rp1.440,96 perkilo. usia 8 tahun Rp1.485,81 perkilo, usia 9 tahun Rp1.532,86 perkilo. Sedangkan usia 10 tahun keatas ditetap harga Rp1.576,16 perkilonya.(rdc)