JAKARTA – Euforia kemenangan Timnas U-17 Indonesia atas Yaman dengan skor 4-1 masih terasa, namun Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengingatkan bahwa perjalanan Garuda Muda belum selesai. Dalam pernyataan tertulisnya, Selasa (9/4/2025), Erick menegaskan pentingnya menjaga fokus dan semangat juang meski skuad asuhan Nova Arianto telah memastikan tiket ke Piala Dunia U-17 2025 di Qatar.

"Perjuangan belum selesai," ujar Erick. "Masih banyak pertandingan yang harus dihadapi, dan lawan-lawan yang lebih berat menanti."

Timnas U-17 Indonesia sukses mengoleksi enam poin dari dua laga di Grup C Piala Asia U-17 2025 yang digelar di Jeddah, Arab Saudi. Hasil itu tidak hanya membawa Indonesia ke perempat final, tetapi juga memastikan tiket otomatis ke Piala Dunia U-17 yang akan berlangsung pada 3–27 November 2025.

Meski sudah mencetak sejarah baru dengan lolos ke Piala Dunia melalui jalur kompetitif, Erick meminta para pemain tetap menjaga kondisi fisik dan mental agar bisa terus memberikan performa terbaik.

"Turnamen ini belum selesai. Saya minta pemain tetap rendah hati, jaga kebugaran, dan terus semangat. Fokus utama kita adalah tampil maksimal di setiap pertandingan," katanya.

Dalam pernyataannya, Erick juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah terlibat dalam pencapaian ini.

“Terima kasih kepada ofisial timnas, pelatih Nova Arianto, para pemain yang sudah bekerja keras, orang tua pemain, para pendukung, organisasi PSSI di seluruh Indonesia, serta Pemerintah Indonesia di bawah Presiden Prabowo Subianto atas dukungan luar biasa,” ungkapnya.

Indonesia menjadi tim Asia keempat yang mengamankan tiket ke Piala Dunia U-17 2025, bergabung dengan Qatar (tuan rumah), Arab Saudi, dan Uzbekistan yang juga telah lolos dari babak grup.

Kemenangan atas Yaman melanjutkan performa solid Garuda Muda yang sebelumnya menaklukkan Korea Selatan 1-0. Gol-gol kemenangan melawan Yaman dicetak oleh Zahaby Gholy, Fadly Alberto, dan dua gol dari Evandra Florasta. Sementara Yaman hanya mencetak satu gol melalui penalti Zaid Al Garash.

Meski satu laga penyisihan grup masih tersisa melawan Afghanistan, hasil tersebut tak akan memengaruhi kelolosan Indonesia ke babak selanjutnya maupun ke Piala Dunia. (ant)